Pasar Pariaman Mulai Ditempati, Pedagang: "Kita Kaget Pasarnya Bagus!"

Pasar Rakyat Pariaman akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 30 Maret 2021. Foto: istimewa

Pariaman – Jelang peresmian Pasar Pariaman pada 30 Maret 2021, sejumlah pedagang di pasar penampungan mulai menempati pasar yang dibangun dengan dana APBN Rp 89,74 miliar itu. Dalam pantauan wartawan, hingga Jumat pukul 20.00 Wib, ratusan pedagang mulai menata isi kiosnya di pasar yang dinamakan Pasar Rakyat Pariaman itu.

"Kita dapat kunci hari Kamis (25/3) dan hari (Jumat) pasar baru dibuka, dan kita langsung pindah. Kita kaget ternyata pasarnya bagus, mirip mol di kota-kota," ungkap Ida salah seorang pedagang di Pariaman, Sabtu (27/3).

Menurutnya, proses pindah dari pasar penampungan tidak terlalu merepotkan karena jarak yang sangat dekat. Ia hanya menyewa satu becak dan mengangkat barangnya kemudian naik ke lantai tiga menggunakan eskalator.

Begitu juga dengan Man. Pedagang di lantai dua ini saat menemukan nomor kiosnya langsung tersenyum karena letaknya cukup strategis di lantai dua. Ia mulai proses pemindahan barang.

"Ada yang kita pikul dan ada yang kita bawa hingga ke depan pasar pakai becak. Untung saudara dan teman-teman ikut membantu. Jelang Isa semua kelar," ungkapnya.

Jika tidak ada halangan, Presiden Joko Widodo akan datang ke Pariaman untuk meresmikan langsung Pasar Rakyat Pariaman.

Jika jadi datang, Jokowi adalah presiden kedua setelah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang telah menginjakkan kakinya di Pariaman. Sebelumnya SBY ke Pariaman tepat setelah enam hari gempa besar Sumatra Barat pada 2009 lalu.

Saat itu SBY menggunakan baju batik karena bertepatan dengan hari batik nasional di tengah isu "klaim" batik oleh Malaysia.

Pejabat tinggi negara sekelas Dr. Muhammad Hatta juga pernah datang ke Pariaman tepatnya ke Kanagarian Santok pada 1955. Hatta saat itu menjabat wakil presiden meresmikan Irigasi Batang Santok.

Sedangkan di era kepemimpinan Anas Malik medio 1980-1990, wakil presiden Adam Malik juga pernah mengunjungi Pariaman, begitu juga dengan wakil presiden Jusuf Kalla yang datang ke Pariaman beberapa hari setelah kedatangan Presiden SBY. (OLP)