Reaksi Genius Saat Sidak Temukan Ruang Perkantoran Kotor dan Amburadul

Genius Umar temukan sejumlah ruangan yang tidak estetik saat sidak di perkantoran bersama milik Pemko Pariaman di kelurahan Karan Aur. Foto: Junaidi

Pariaman - Walikota Pariaman Genius Umar dapati sejumlah ruangan kotor dan tidak tertata rapi saat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah dinas di area perkantoran bersama di Karan Aur, Selasa (15/12).

Dalam sidak tersebut Genius memerintahkan agar merapikan ruang kerja tersebut guna menjaga estetika daripada ruang kantor yang bersih dan rapi.

Genius meminta agar kabel-kabel yang bersiliweran segera dirapikan dan menempatkan dokumen-dokumen dalam satu tempat khusus agar mudah mengaksesnya kembali.

“Bila ada ruangan yang dindingnya kotor dan banyak tempelan agar dicat ulang atau ditempel walpaper bertemakan pariwisata dan pelayanan publik,” tegas Genius.

Di samping itu, Genius memberikan peringatan bagi pimpinan OPD agar mengajak seluruh unsur bawahannya saat itu juga membersihkan seluruh ruangan kerja mereka.

"Jangan suasana pandemi Covid-19 dijadikan alasan bermalas-malasan yang mengakibatkan pelayanan publik menjadi terganggu," kata Genius.

Kepada wartawan Genius mengatakan sidak yang ia lakukan semula bertujuan memastikan agar setiap kantor dinas memenuhi protokol kesehatan dalam menjalankan tugasnya dalam melayani publik.

Namun dalam sidak ia menemukan banyak ruangan dinas yang ternyata dalam kondisi berantakan dan kotor yang ia sebut "amburadul".

"Semua kantor harus memenuhi protokol Covid-19. Seperti kesediaan cuci tangan atau hand sanitizer, menjaga jarak tempat duduk, dan setiap ASN wajib menggunakan masker," katanya.

Selain sidak, Genius juga menyapa para ASN yang ada, dan melihat langsung kondisi ruangan setiap dinas lalau memberikan instruksi bagaimana membuat ruang kerja yang nyaman dan bersih.

"Setiap ASN saya harap memiliki rasa memiliki kantor tempat mereka bekerja," pungkasnya.

Sidak dilakukan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan Pelayanan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerjas (DPMPTSP dan Naker) dan terakhir Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).(Juned/OLP)