Jembatan Kayu Gadang Sikabu akan Jadi Jembatan Terpanjang di Padangpariaman

Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BNPB, Rifai meninjau progress pembangunan Jembatan Sikabu Kayu Gadang di di Lubuk ALung, Selasa (17/11). Foto: istimewa

Lubuk Alung - Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Rifai meninjau progress pembangunan Jembatan Sikabu Kayu Gadang. Pengerjaan Jembatan Kayu Gadang di Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung itu sudah mencapai 80 persen. Oleh karena tiu Ia minta pelaksana pekerjaan untuk memacu sisa pekerjaan 20 % lagi.

“Saya ingatkan agar pekerjaan tepat mutu, tepat waktu dan benar-benar teliti. Sebab, Jembatan Kayu Gadang bakal menjadi tolak ukur BNPB untuk penyaluran hibah selanjutnya di Padangpariaman,” kata Rifai di Lubuk ALung, Selasa (17/11).

Dikatakannya bahwa pekerjaan berjalan baik dan jembatan tersebut dirancang over kualitas (berkualitas sangat baik) dengan kajian kebencanaan. Pada kesempatan itu, Rifai meminta penjelasan seluruh pihak terkait pembangunan Jembatan Kayu Gadang.

Di antara penjelasan dari BPBD Sumbar dan Padangpariaman, Inspektorat dan Dinas PUPR Padangpariaman, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, serta rekanan yang mengerjakan jembatan.

“Kita minta juga pelaksana membuat laporan per hari terhadap pekerjaan hingga akhir kontrak,” ucap Rifai.

Kalaksa BPBD Padangpariaman, Budi Mulya menjelaskan pihaknya akan benar-benar mengikuti segala aturan dan petunjuk dalam pembangunan Jembatan Kayu Gadang. Pasalnya, jembatan itu ukurannya kini menjadi yang paling besar yang pernah dibangun Pemkab Padangpariaman.

“Kalau jembatan ini kan panjangnya 108 meter,” ungkap Budi.

Budi juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, serta rutin menyampaikan laporan kepada BNPB terkait pembangunan Jembatan Kayu Gadang itu. Sehingga, proses penyelesaiannya berlangsung dengan lancar dan rampung dengan hasil berkualitas tinggi.

“Sesuai arahan pak deputi, pekerjaan harus tepat mutu, tepat waktu dan tepat administrasi,” kata dia.

Kepala Inspektorat Padangpariaman, Hendra Aswara mengapresiasi peninjauan BNPB sekaligus memberikan masukan dalam proses pembangunan. Jembatan Sikabu, kata Hendra, juga dilakukan pendampingan atau asistensi dengan pihak kejaksaan.

“Masyarakat juga berharap setelah jembatan Sikabu ini bisa dilanjutkan pembangunan lubuk napa di Padang Sago bantuan hibah dari BNPB. Semoga dikabulkan,” kata alumni STPDN Angkatan XI ini. (Tim)