Hampir Rampung, Pasar Pariaman Sediakan 360 Kios Bagi Pemilik Kartu Kuning


Pariaman - Pasar Pariaman sebentar lagi rampung. Pembangunan fisiknya sudah mencapai 90 persen. Seluruh struktur bangunan telah terlihat megah dan tinggal pengerjaan detailnya yang tidak memakan waktu lama lagi.

"Progres sudah 90 persen, tinggal finishing," ujar Plt Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin di Pariaman, Minggu (8/11).

Dikatakan Mardison, pembangunan pasar berlantai empat berkonsep ramah lingkungan tersebut bisa tuntas pada akhir Desember mendatang. Dan awal 2021 akan dilakukan pemindahan pedagang dari pasar penampungan ke pasar tersebut.

"Awal tahun sudah bisa ditempati. Pedagang di pasar penampungan akan kita pindahkan ke sini," sambungnya.

Semua bangunan yang ada di pasar tersebut, kata Mardison, sudah memenuhi persyaratan. Seperti toilet, ruangan dan tempat salternya.

Disperindagkop dan UKM Kota Pariaman, terang Mardison, akan mulai mendata penyewa Pasar Pariaman kepada pemilik sebelumnya yang sudah memilki kartu kuning.

"Sebagaimana komitmen kami dengan pedagang terdahulu," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit mengatakan, bangunan baru Pasar Pariaman bisa menampung sekitar 360 pedagang.

"Tapi itu sesuai dengan jumlah pedagang yang memiliki kartu kuning, karena itu komitmen dengan pedagang terdahulu," katanya.

Pasar Pariaman dibangun menggunakan dana APBN senilai Rp 102 miliar. Jika selesai akhir tahun, rencana pembangunan pasar ini selesai sesuai dengan jadwal meski pengerjaannya di masa pandemi. (Tim)