Genius Pastikan New Normal Mulai 8 Juni di Pariaman


Genius Umar sadari ekonomi masyarakat melemah selama PSBB. Dengan New Normal dia berharap ekonomi dan pariwisata kembali menggeliat tanpa mengabaikan Covid-19.
Pariaman - Setelah berakhirnya masa PSBB pada 7 Juni 2020 mendatang, Pemko Pariaman akan menerapkan tatanan hidup baru atau New Normal mengikuti jejak kota Bukittinggi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh walikota Pariaman Genius Umar saat telemeeting dengan Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Rabu (3/6).

Genius mengatakan New Normal disepakati oleh 15 kabupaten dan kota di Sumatra Barat termasuk Pariaman. Sedangkan tiga daerah lainnya, Padang, Padangpariaman dan Mentawai berencana akan memperpanjang PSBB.

"Karena di tiga daerah tersebut terjadi penambahan kasus Covid-19," ungkap Genius.

Jika New Normal diterapkan di Pariaman, sambung Genius, pihaknya akan membuat regulasi dan kebijakan terkait penerapan New Normal agar tatanan normal baru yang dilaksanakan bertahap itu tetap bisa mengendalikan wabah coronavirus.

Hingga saat ini, tutur Genius, pihaknya sejauh ini telah mampu mengendalikan Covid-19 dengan tidak adanya penambahan positif Covid-19 lebih dari 40 hari.

Dalam penerapan New Normal Genius mengakui akan mencontoh kota Bukittinggi yang dinilainya mampu menggeliatkan ekonomi dan pariwisata di daerah itu.

"Kita contoh Bukittinggi namun masyarakat tetap mengikuti protokol Covid-19. Regulasinya sedang kita matangkan," kata Genius.

Genius mengakui selama tiga kali penerapan PSBB di Kota Pariaman perekonomian masyarakat berada di titik terlemah.

"Diharapkan dengan new normal masyarakat jadi produktif dan tetap aman di tengah pandemi Covid-19," tandasnya. (Erwin/OLP)