Usai Santuni Anak Yatim, Ali Mukhni Lepas KNPI Bagikan Sembako bagi Warga yang Jalani Isolasi di Padang Sago

Foto: istimewa
Pakandangan - Bupati Padangpariaman Ali Mukhni bagikan infak berupa 100 paket sembako untuk Panti Asuhan Al Qautsar Muhammadiyah di korong Pasa Pakandangan Nagari Pakandangan, Jumat (22/5).

Sumbangan bersumber dari uang pribadinya tersebut ia atasnamakan untuk almarhum kedua orangtua dan keluarga besar Ali Mukhni. Bupati yang selama ini menjadi donatur tetap di sejumlah panti asuhan tersebut menyemangati anak-anak di panti asuhan di tengah pandemi Covid-19.

"Perbanyak ibadah, baca Alquran dan tetap rajin belajar. Tetap semangat dan jaga kebersihan," kata Ali Mukhni.

Ketua Muhammadiyah Padangpariaman, Zaki mengatakan, bahwa Ali Mukhni sejak dulu memang peduli anak yatim. Seluruh panti asuhan di Padangpariaman pernah dikunjunginya sehingga anak-anak panti hapal betul dengan wajah Ali Mukhni.

"Beliau donatur tetap di sejumlah panti asuhan. Ia selalu berdonasi menggunakan uang pribadinya setiap kali mengunjungi panti asuhan," kata dia.

Zaki menyebut Ali Mukhni merupakan salah seorang kepala daerah senior dan panutan bagi kepala daerah lainnya di Sumatra Barat.

"Dan beliau pantas memimpin Sumatra Barat. Kami akan berada dibarisan pendukung militan beliau," pungkasnya.


Foto: OLP
Usai dari Panti Asuhan Al Qautsar, Ali Mukhni melepas KNPI Padangpariaman untuk membagikan bantuan sembako kepada puluhan orang di kecamatan Padang Sago yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Sebagaimana diketahui, sudah 3 orang dinyatakan positif Covid-19 di kecamatan Padang Sago dan masih 17 orang lagi sedang menunggu hasil uji swabnya keluar. 17 orang tersebut saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan petugas medis dan pihak nagari hingga hasil uji swabnya keluar.

"Selama warga menjalani isolasi jangan sampai kebutuhan harian mereka terputus karena ini merupakan tanggung jawab kita," kata Ali Mukhni.

Ali Mukhni mengajak warga Padangpariaman tidak menganggap positif corona sebuah aib. Justru, sambung Ali Mukhni, tunjukan kepedulian sosial dengan tidak mengucilkan mereka dan memberikan perlindungan sosial sebagaimana yang telah dilakukan warga di kecamatan Sintoga.

"Jangan ada yang mengucilkan. Jika ada masyarakat yang sampai melakukan diskriminasi apalagi menolak, laporkan ke saya. Kita sama-sama berjuang menghadapi corona bukan untuk saling mengucilkan," tegasnya.

Ketua KNPI Padangpariaman Okki Guswandi menyebut bantuan yang akan disalurkan sebanyak 50 paket berupa telur, mie instan, gula dan minyak goreng.

"Tadi Pak Bupati menasihati kita jalankan protokol Covid-19 saat membagikan sembako. Namun beliau menegaskan tetap tenang dan tidak perlu cemas apalagi seperti orang ketakutan saat membagikan sembako yang nantinya akan mempengaruhi psikologi penerima," kata Okki.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban sejumlah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri. (OLP)