Siswa SD 08 Kampung Jawa Juarai Lomba Hafiz Quran tingkat Sumbar

Foto: Eri
Pariaman - Rafif Malfaizul Akbar, 10 tahun, juarai lomba Hafiz Alquran yang digelar oleh stasiun Padang TV secara daring. Siswa kelas 4 SD Negeri 08 Kampung Jawa itu menyisihakn 50 saingannya dari berbagai daerah di Sumatra Barat.

Lomba yang digelar menggunakan aplikasi meeting Zoom itu, pada putaran finalnya disiarkan secara langsung oleh Padang TV pada Rabu (20/5) lalu.

Rafif sendiri telah beberapa kali mengikuti lomba tilawah dan tartil. Namun untuk lomba hafiz, ini kali pertama ia mengikutinya.

"Dan alhamdulillah bisa juara satu," kata ayah Rafif, Hadi Siswanto di Pariaman, Jumat (22/5).

Menurut Hadi, ia mengenalkan anaknya Alquran sedari dini pada usia 2,5 tahun. Mulai dari belajar iqra hingga Rafif sudah bisa membaca Alquran saat kelas 1 SD.

Selain diajarkannya, Rafid juga belajar di Masjid Nurul Hidayah Kampung Pondok. Di sana Rafis mulai belajar tartil, tilawah dan hafiz.

"Rafiz juga mengulang-ulang hafalan Alquran setiap harinya di rumah. Hal itu ia lakukan 2 hingga 3 jam sehari," sambung Hadi..

Raffi sebelumnya pernah mewakili kota Pariaman pada MTQ tingkat Sumatra Barat pada 2017 silam. Raffi baru menjuarai cabang tartil pada MTQ tingkat kota Pariaman pada 2018.

Ia berharap ke depan anaknya lebih berprestasi lagi di tingkat provinsi dan nasional. Untuk menjaga hafalannya, Hadi membuat jadwal rutin hafalan tiap harinya.

Meski demikian, kata Hadi, anaknya persis anak-anak sebaya lainnya yang doyan bermain dengan teman-temannya. Hadi juga sering menunjukan video-video para hafiz berkebutuhan khusus untuk memacu semangat anaknya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pariaman, Hertati Taher mengatakan peran orangtua sangat besar dalam mengarahkan minat belajar anak.

"Sudah dua bulan belajar di rumah saja namun ada anak kita yang mengukir prestasi di tengah wabah Covid-19. Kita ikut bangga dan mensuportnya dengan memberikan bonus," kata dia.

Ia mengajak para orangtua mendampingi anaknya belajar selama pandemi Covid-19. Dengan mendampingi anak belajar, orangtua akan tahu kelebihan dan kekurangan serta minat dan bakat anak mereka. (Eri/OLP)