Lanjutkan PSBB, Pariaman dan Padangpariaman Siapkan Protokol Menuju New Normal


Pariaman - Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Sumbar hingga 7 Juni mendatang, Kamis (28/5). Sedangkan PSBB tahap II akan berakhir besok 29 Mei.

Keputusan tersebut diambil gubernur setelah mendengarkan masukan dari bupati dan walikota se Sumbar dan para pakar epidemologi.

Dari 19 bupati dan walikota di Sumatra Barat, 18 di antaranya mendukung kebijakan provinsi memperpanjang PSBB hingga 7 Juni 2020. Sedangkan kota Bukittinggi keluar dari PSBB langsung menuju new normal.

Gubernur meminta selama PSBB tahap III stiap daerah melakukan persiapan dan tahapan menuju new normal dengan mengurangi dan melonggarkan pembatasan tetapi tetap mematuhi protokol Covid-19.

"Ada empat hal penting yang perlu diperhatikan menuju new normal yakni melakukan tahapan menuju new normal, mendisiplinkan masyarakat sesuai protokol Covid-19, memaksimalkan sistem kesehatan, tracing terhadap pasien," kata Irwan Prayitno.

Irwan mengatakan pihaknya mendukung langkah Bukittinggi yang langsung menuju new normal asalkan tetap menerapkan protokol Covid-19 dan Permenkes.

Sedangkan Pemko Pariaman dan Pemkab Padangpariaman mendukung kebijakan PSBB hingga 7 Juni mendatang.

"Sebelum menuju new normal kita sudah koordinasi dengan Kapolres dan Dandim. Dengan PSBB hingga 7 Juni kita akan siapkan tahap demi tahapan serta protokol menuju new normal," kata wakil walikota Pariaman Mardison Mahyuddin.

Sedangkan wakil bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengatakan dengan diperpanjangnya PSBB hingga 7 Juni mendatang pihaknya punya waktu 10 hari mempersiapkan diri menuju new normal.

"Kita akan mempersiapkan diri dan mengedukasi masyarakat menuju new normal," kata Suhatri Bur. (Tim/OLP)