1.258 KK di Pauhkambar Terima BLT Corona

Foto: AWT
Pauhkambar - Bupati Padangpariaman Ali Mukhni serahkan bantuan langsung tunai (BLT) jaring pengaman sosial (JPS) Covid-19 kepada 1.258 KK di Nagari Pauhkambar, kecamatan Nansabaris, Senin (4/5).

Bantuan Covid-19 tersebut sumber dananya mulai dari Kemensos berupa DTKS bagi 393 KK, PKH 134 KK dan bantuan sembako bagi 135 KK. Kemudian dana sosial tahap pertama bagi 310 KK, data tambahan tahap dua bagi 66 KK. Selanjutnya BLT provinsi bagi 102 KK dan BLT dana nagari bagi 108 KK.

Ali Mukhni memuji walinagari dan camat setempat yang telah merampungkan data penerima BLT jaring pengaman sosial Covid-19 di daerah itu.

"Karena menyelesaikan datanya dengan cepat sehingga penyaluran bantuan BLT juga cepat sampai ke masyarakat," kata Ali Mukhni di kantor walinagari setempat.

Ia juga meminta kepada masyarakat Padangpariaman di rantau agar tidak pulang kampung dahulu selama peberlakuan PSBB. Bagi yang sudah terlanjur tiba di kampung ia meminta disiplin menjalankan karantina mandiri selama 14 hari.

"Rajin cuci tangan dan hindari tempat keramaian, serta lebih baik di rumah saja demi memutus mata rantai penyebaran virus corona," kata dia.

Walinagari Pauhkambar, Muhammad Nur mengatakan pihaknya aktif jalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 di nagarinya.

Pihaknya telah mendisinfeksi seluruh rumah ibadah dan berbagai fasilitas umum di daerah itu. Bahkan hingga warung-warung dan rumah warga.

Ia menyampaikan keluhan ekonomi warganya yang kena dampak pandemi corona. Ekonomi masyarakat di daerah itu menurun drastis yang membuat daya beli masyarakat sangat rendah.

Sebelum penyaluran BLT, kata dia, warga di nagarinya juga telah menerima berbagai bantuan dari pemerintah. Baik berupa beras hingga sembako.

"Kemarin bupati salurkan 3,1 ton beras bagi 310 KK. Kemudian bantuan dari perantau 2 ton beras ditambah 4 ribu butir telur bagi 400 KK dan bantuan dari Baznas," ungkap dia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatra Barat, Syafrizal Ucok memuji Padangpariaman yang telah menyalurkan BLT.

"Penyaluran yang dilakukan sudah benar melalui rekening bank. Namun apabila tidak ada bank di sekitar wilayahnya bisa disalurkan secara tunai dengan syarat tidak ada data yang tumpang tindih," kata dia.

Bagi masyarakat yang telah menerima BLT akan ditempelkan stiker di rumahnya sebagai tanda bahwa telah menerima BLT dana desa. (Tim/OLP)