Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

300 Orangtua Murid se Pariaman Ikuti Pelatihan Penguatan Kapasitas Kemendikbud

11 Desember 2019 | 11.12.19 WIB Last Updated 2019-12-11T15:37:51Z
Foto: istimewa
Pariaman - Sebanyak 100 orangtua pelajar dini TK/PAUD, 100 orangtua murid SD ditambah 100 orangtua pelajar SMP se Kota Pariaman ikuti seminar bertajuk 'Penguatan Kapasitas Orangtua Murid' selama tiga hari.

Hertati Taher selaku narasumber paparkan materi. Foto: istimewa
Acara yang digelar selama 9 hingga 11 Desember 2019 di Aula Kampus Institute Agama Islam di Jl Kol Anas Malik Bypass Pariaman itu, berjalan sukses dan diikuti dengan penuh keseriusan oleh 300 orang walimurid tersebut.

Foto: istimewa

Ketua Panitia Azral Malvinas mengatakan acara tersebut terselenggara atas kerjasama SD Negeri 19 Kampung Baru alias SD Batingkek dengan Direktorat Pendidikan Keluarga Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pariaman.

"Dalam dunia pendidikan perlu sinergi antara orangtua murid dan guru atau tenaga pelajar. Sinergi ini perlu penguatan," kata Azral Malvinas yang juga Kepala SD Batingkek Pariaman itu, Rabu (11/12).

Sekretaris Disdikpora Pariaman Hertati Taher yang membuka acara tersebut mengatakan sektor pendidikan merupakan fokus utama pemerintahan walikota dan wakil walikota Pariaman, Genius Umar-Mardison Mahyuddin.

"Beberapa terobosan bidang pendidikan di Kota Pariaman di antaranya adalah wajib belajar 12 tahun dan program satu rumah satu sarjana yang disokong penuh dari APBD Kota Pariaman. Begitu juga dengan pendidikan non formal untuk peningkatan SDM," ungkap dia.

Menurut dia, pendidikan bukan semata tanggung jawab sekolah saja tetapi juga tanggung jawab bersama antara orangtua dan sekolah. Kedua belah pihak mesti satu persepsi dalam peningkatan kualitas pendidikan anak.

"Karena pendidikan pertama itu dimulai dari rumah dahulu, kemudian di sekolah," kata dia. 

Ia mengapresiasi Direktorat Pendidikan Keluarga Kemendikbud yang telah memilih kota Pariaman sebagai lokus pelaksanaan acara tersebut. Ia menilai apa yang dilakukan dalam acara itu sejalan dengan harapan Walikota Pariaman.

"Harapan Bapak Walikota bagiamana dinas-dinas mampu meraih dana kegiatan dari pusat. Karena jika kita bergantung pada APBD saja maka kegiatan atau pembangunan kota Pariaman akan tidak maksimal, begitu juga halnya dengan kegiatan sektor kependidikan," pungkasnya.

Dalam acara tersebut pihak panitia menghadirkan narasumber dari Direktorat Pendidikan Keluarga Kemendikbud RI, Emmi Dhamayanti. Emmi merupakan penyusun Program Fasilitasi Pendidikan Pendampingan Pembelajaran
 Unit Kerja di Subdit Pendidikan Anak dan Remaja Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga.

Narasumber kedua yang dihadirkan panitia adalah Poerwanto yang saat ini menjabat
Kasi Pendampingan Pembelajaran Subdit Pendidikan Anak dan Remaja Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga.

Narasumber ketiga berlatar belakang psikolog. Ia adalah Perwitasari yang saat ini psikolog di klinik Puspaga Depok
. Ia juga seorang Trainer Parenting di Indonesia
 dan timm penulis buku-buku parenting Bindikkel Kemendikbud RI.

Narasumber selanjutnya adalah Hertati Taher sendiri, kemudian Suhaimi - Kabid Pendidikan non Formal Disdikpora Pariaman dan Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Pariaman, Yurnal. (OLP)
×
Berita Terbaru Update