Jelang Pilkada Padangpariaman 2020, Polisi Ingatkan Potensi Hoaks di Ulakan

Foto: Nanda
Ulakan - Kepolisian Sektor (Polsek) Nan Sabaris mengimbau masyarakat setempat dewasa menyikapi perbedaan pilihan politik pada pemilihan kepala daerah serentak di Sumatera Barat tahun 2020.

Kabupaten Padangpariaman menyelenggarakan dua pemilihan kepala daerah sekaligus yaitu pemilihan gubenur dan wakil gubernur Sumatera Barat, serta pemilihan bupati dan wakil Bupati Padangpariaman.

"Jangan ada yang bertikai lantaran berbeda pilihan politik. Silahkan pilih sesuai keinginan masing-masing, namun jangan memaksakan pilihan kita kepada orang lain," kata Kapolsek Nan Sabaris, Iptu Yusrizal Efendi saat menjadi pembicara penyuluhan hukum di Nagari Ulakan Tapakis, Selasa (8/10) pagi.

Selain dewasa menyikapi perbedaan pilihan, ia meminta masyarakat cerdas menyikapi informasi atau kabar terkait pilkada yang tersebar di media sosial. Jika tidak, masyarakat mudah terprovokasi informasi adu domba dan fitnah.

"Jangan sampai termakan hoaks. Selalu ada saja orang yang ingin memperkeruh suasana saat pilkada. Kami minta masyarakat cerdas," ujarnya.

Ia meminta ninik mamak dan tokoh masyarakat di wilayah hukumnya aktif menjaga kondusifitas situasi selama pilkada. Pihaknya juga memaksimalkan langkah deteksi dini terhadap potensi kerawanan kamtibmas selama pilkada di wilayah tersebut.

Ia yakin pilkada akan berlangsung aman. Namun pihaknya tidak boleh under estimate. 

"Kita tetap siap dengan segala kemungkinan yang terjadi," lanjutnya

Yusrizal mengatakan tahapan pilkada serentak telah memasuki tahapan persiapan. KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan Pemerintah Daerah siap mensukseskan penyelenggaraan pilkada serentak.

"Masing-masing instansi telah melakukan persiapan," tukasnya. (Nanda)