Padangpariaman Terima Alokasi Dana PKH Rp100 Miliar per Tahun

Kepala DSP3A Hendra Aswara serahkan piagam dan hadiah uang Terbaik I Uda Duta PKH se-Sumatera Barat kepada Fauzi Eka Putra saat rakor di ruang pertemuan kantor Dinsos P3A, Rabu (28/8)
Pariaman - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Padangpariaman gelar rapat koordinasi (Rakor) dengan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Rabu (28/8). Rakor dihadiri 66 pendamping PKH terdiri dari supervisor, pendamping dan operator PKH.

Hendra apresiasi kinerja pendamping PKH yang bekerja siang dan malam, tanpa kenal hujan dan panas tetap melaksanakan tugas dalam rangka penguatan keluarga agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Atas nama pemerintah daerah, kita apresiasi teman-teman pendamping PKH yang sudah berjuang sukseskan program PKH di Padaggpariaman" kata Hendra.

Keluarga Harapan adalah program nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pemberian bantuan sosial bersyarat di seluruh Indonesia.
 

Untuk wilayah Kabupaten Padangpariaman, kata Hendra, telah diberikan kepada 17.033 Kepala Keluarga yang tersebar di 17 kecamatan.

“Tujuan utama kita agar tetap saling berkoordinasi dengan semua lembaga dalam percepatan penanggulangan kemiskinan, peningkatan sinergitas dan sinkronisasi para pelaksana PKH," kata mantan Kadis Perizinan itu.

Kepada pendamping PKH, Hendra berharap untuk terus mendampingi, mengawasi dan melaporkan kondisi masyarakat miskin yang ditangani oleh program tersebut. Hal itu perlu adanya koordinasi bersama semua pihak terutama dengan pihak pemerintah desa dan kecamatan.

Untuk wilayah kabupaten Padangpariaman total alokasi anggaran PKH sebesar Rp100 miliar setiap tahunnya yang diperuntukan bagi 17.033 Kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Saat ini, tambah Hendra, Padangpariaman telah meluncurkan inovasi JUJURIN SAJA atau Jujur Miskin Sadar Miskin: inovasi yang lahir untuk percepatan Graduasi Mandiri PKH. Artinya KPM PKH yang sudah mampu secara sadar mengundurkan diri sebagai penerima program PKH.

Saat ini, tambah Hendra, Padangpariaman telah meluncurkan inovasi JUJURIN SAJA atau Jujur Miskin Sadar Miskin: inovasi yang lahir untuk percepatan Graduasi Mandiri PKH. Artinya KPM PKH yang sudah ma
 

"Alhamdulillah, graduasi mandiri PKH per Juli 2019 mencapai 90 orang. Mereka sadar sudah mandiri dan keluar sebagai penerima bantuan. Terima kasih kepada pendamping PKH dan terkait yang sudah bekerja keras," kata Hendra.

Pada rakor tersebut, Hendra juga menyerahkan piagam penghargaan dan hadiah uang kepada terbaik I Uda Duta PKH se-Sumatera Barat kepada Fauzi Eka Putra dan terbaik 1 Uni Duta PKH Padangpariaman kepada Indah Ratna Sari.

"Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan kepada Fauzi dan Indah, pendamping PKH berprestasi yang mengharumkan nama Padangpariaman," kata Hendra mengakhiri. (Tim)