Momentum HUT Adhyaksa, Kajari Pariaman Tak Ingin Jaksa Dianggap Sosok Menakutkan

Walikota dan Wakil Walikota Pariaman beserta Wabup Padangpariaman hadiri syukuran Kejari Pariaman. Foto: istimewa
Pariaman - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman menggelar syukuran pada HUT Adhyaksa ke-59, Senin (21/7). Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pariaman, Efrianto mengatakan Bhakti Adhyaksa 2019 merupakan ajang evaluasi dan introspeksi kinerja.

Kata Kajari, Kejari Pariaman memiliki bidang pembinaan, bidang pidana umum, bidang intelijen, bidang pidana khusus, dan bidang tata usaha negara.

Pada 2019 ini pihaknya berkomitmen membangun integritas wilayah bebas korupsi, baik segi pelayanan publik, serta pos pelayanan hukum.

"Sehingga Kejari Pariaman tidak lagi dipandang angker dalam memberikan pelayanan, khususnya bagi masyarakat yang mencari keadilan,” kata dia.

Berbagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 sudah dilakukan pihaknya, baik berupa bakti sosial maupun kegiatan lainnya.

“Dengan harapan apa yang telah dilakukan ada manfaatnya, tidak berkonteks ke dalam hukum tetapi kami ingin berbaur dengan masyarakat. Baik sebagai pendampingan, dan pengawalan pembangunan," imbuhnya.

Walikota Pariaman, Genius Umar berharap sinergitas antara Kejaksaan Negeri Pariaman dengan Pemko Pariaman berjalan dengan baik dan saling mendukung.

"Tetap kompak, harmonis sebagaimana yang sudah terjalin sejak lama,” ujarnya.

Genius minta, termasuk dengan unsur terkait lainnya memulai program mal pelayanan publik. "Kita harus memulai sebisanya untuk memajukan pembangunan daerah," sebutnya.

Wakil Bupati Padangpariaman, menyebut bakti sosial Adhyaksa telah banyak dilakukan di berbagai wilayah Kabupaten Padangpariaman. Hal itu menurutnya menbuat kejaksaan tidak lagi momok menakutkan bagi masyarakat. (Rika)