Ali Mukhni Beberkan 5 Keutamaan I'tikaf di Bulan Suci

upati Ali Mukhni khusuk membaca Alquran saat melaksanakan I’tikaf bersama ASN dan masyarakat di Masjid Agung Syekh Burhanuddin. Foto: istimewa
Ulakan - Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni mengatakan terdapat lima keutamaan i'tikaf pada bulan suci Ramadhan. Yakni menanti malam lailatul qadar, terjaga dari perbuatan maksiat, salat menjadi lebih khusyuk, memberi kesempatan untuk evaluasi diri dan mengajarkan berlaku sabar dalam menjalankan amal saleh.

Hal tersebut disampaikannya pada jamaah yang diikuti segenap ASN Padangpariaman dan masyarakat yang melaksanakan i’tikaf di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Nagari Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakis. Pelaksanaan I’tikaf dimulai sejak hari Jumat hingga selasa 4 Juni mendatang.

“I’tikaf kita mulai pada jam 00.00 hingga 05.00 WIB yang diakhiri dengan salat subuh berjamaah dan kepada jamaah diberikan makan sahur gratis yang telah disediakan oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK (Rena Ali Mukhni),” kata Bupati Ali Mukhni didampingi Wabup Suhatri Bur di Ulakan, Senin dini hari (3/6).

I’tikaf tahun ini, kata Ali Mukhni merupakan i’tikaf yang ketiga kalinya dipusatkan di Masjid Agung Syekh Burhanuddin. Namun ia mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan i'ktikaf di masjid dan musala masing-masing hingga akhir Ramadhan.

“Mari manfaatkan akhir Ramadhan untuk meningkatkan ibadah agar mendapatkan malam lailatul qadar,” ujar Bupati yang memiliki kebiasaan membaca Alquran itu.

Salah seorang jemaah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Deni Irwan menilai positif kegiatan tersebut. Pasalnya, selain dicontohkan Rasulullah SAW, i'ktikaf menjadi upaya umat Muslim meraih malam kemuliaan yaitu lailatul qadar.

“Tentu apabila mendapatkannya, menjadi keberkahan tersendiri bagi ASN, umumnya Kabupaten Padangpariaman," ujar Deni. (Tim)