Operasi Ketupat Pariaman Dimulai, 280 Personil Tempati Pos Masing-masing

Dandim 0308/Pariaman cek kesiapan personil gabungan Operasi Ketupat Singgalang 2019 Kota Pariaman. Foto: Nanda
Pariaman - Sebanyak 280 orang personil gabungan TNI, Polri dan instansi daerah mulai menempati pos pengamanan dan pelayanan dalam rangka pengamanan lebaran Idul Fitri 2019 di Kota Pariaman.

Walikota Pariaman, Genius Umar menuturkan jika seluruh pihak telah menyatakan kesiapan melaksanakan operasi pengamanan Ketupat Lebaran 2019 Pariaman.

"Kita telah koordinasi dan semuanya telah siap dengan tugas masing-masing, kepolisian dan TNI di bidang pengamanan dan Pemko dalam pelayanan," katanya usai apel gelar pasukan operasi Ketupat Singgalang 2019 di Balaikota Pariaman, Selasa (28/5).

Genius menyebut jika tensi politik secara nasional belum seutuhnya kondusif. Hal ini disebabkan, masih berlangsungnya tahapan pemilu.

Meski masih menunggu ketetapan sidang sangketa hasil pemilihan presiden dan wakil presiden 2019, Genius menjamin kondisi Kota Pariaman kondusif.

"Saat ini sedang berlangsung sangketa hasil di Mahkamah Konstitusi (MK). Tentu ini akan berpengaruh," ujarnya.

Ia menghimbau perantau yang mudik ke Kota Pariaman memberikan informasi positif untuk membangun Kota Pariaman. Ia berharap, perantau tidak membahas isu pemilu 2019 saat berada di kampung.

Sementara itu, Dandim 0308/Pariaman, Letkol Arm Heri Pujianto mengatakan TNI siapkan 173 orang personil terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat lebaran 2019.

Pihaknya juga akan meminta dukungan personil dari komando atas apabila dibutuhkan tambahan personil pengamanan.

"Jika diperlukan tambahan personil, Kodim 0308/Pariaman akan meminta tambahan personil dari komando atas," katanya.

Heri menyebut secara umum situasi keamanan di Kota Pariaman kondusif. Namun demikian tetap dilakukan monitoring lapangan yang saat ini dalam kondisi aman. (Nanda)