TDC Pariaman Akan Polisikan Pengrusak Jalur Trekking Mangrove

OTK rusak ornamen akrilik di area tekking mangrove Pariaman. Foto: Aksa/Nanda
Pariaman - Perbuatan tidak terpuji dan melawan hukum baru saja dilakukan di wilayah konservasi penyu Pariaman.

Area Trekking Hutan Mangrove di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat dirusak oleh orang tak dikenal (OTK), pada Rabu (3/4). 

Papan bagan juga dirusak oleh OTK tersebut. Foto: Aksa/Nanda


Tindakan tidak bertanggung jawab tersebut diketahui sekitar pukul 17.00 Wib saat salah seorang anggota komunitas Tabuik Diving Club (TDC) mengambil foto di kawasan tracking manggrove.

Dari informasi yang dihimpun, pengrusakan terhadap area trekking hutan mangrove tersebut terjadi di beberapa titik sepanjang jalur trekking mangrove. Lantai trekking, lengan jembatan, dan papan informasi juga dirusak oleh orang tak dikenal tersebut.

"Apa yang rusak, belum bisa saya jelaskan karena masih merangkum informasi dari teman yang melihat secara langsung di lapangan. Kami akan rapat malam ini untuk membahas kerusakan itu," kata Ketua Tabuik Diving Club (TDC) Pariaman, Tomi Syamsuar.

Menurutnya, pengelola jalur trekking tersebut akan membawa kasus pengrusakan itu ke pihak berwajib. Ia memprediksi kerusakan yang ditimbulkan cukup berat.

"Kalau rusak berat, untuk sementara waktu,  jalur trekking ini kami tutup untuk sementara waktu. Kita kuatir kondisi seperti itu membahayakan pengunjung," tandasnya.

Tomi heran atas perbuatan tak bertanggungjawab tersebut. Ia tak habis fikir motif apa di balik peristiwa tersebut. (Nanda)