PSU Pilpres di TPS 22 Kuraitaji, Suara Jokowi-Amin Bertambah

Foto: Nanda
Kuraitaji - Suara pasangan calon presiden dan wakil presiden 01, Joko Widodo-Maruf Amin meningkat 2 suara pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilpres di TPS 22 Nagari Kuraitaji, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman, Sabtu (27/4).

Perolehan suara Jokowi-Amin pada pemungutan dan penghitungan suara pilpres 17 April 2019, hanya meraih 6 suara. Peningkatan itu, menjadikan perolehan suara calon petahana itu bertambah menjadi 8 suara pada PSU.

Sebaliknya, meski tetap unggul telak, namun perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengalami penurunan. 

Jika pada pemungutan dan penghitungan 17 April 2019 lalu, Prabowo-Sandi meraih 153 suara, pada PSU pasangan penantang itu hanya meraih 111 suara. 

Selain perubahan perolehan suara, jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih juga mengalami penurunan. Pada pilpres 17 April 2019, tercatat 161 pemilih menggunakan hak pilihnya. Namun pada PSU menurun menjadi 119 pemilih.

Simpatisan Prabowo-Sandiaga Kabupaten Padangpariaman, Eka Gusfriandi yang menyaksikan penghitungan suara di tempat tersebut, menduga penurunan perolehan suara Prabowo-Sandiaga karena banyaknya pemilih Prabowo-Sandi yang tidak hadir pada PSU. 

"Mungkin karena pemilih yang kemaren milih Pak Prabowo-Sandiaga banyak yang tidak hadir," pungkasnya.

PSU di TPS 22 Kuraitaji digelar, karena adanya pemilih yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih mencoblos di TPS 22 Nagari Kuraitaji, menggunakan KTP luar Sumatera Barat tanpa mengantongi formulir A5 atau pindah memilih. (Nanda)