Atasi Pengangguran, Seluruh Kades dan Lurah di Pariaman Kunjungi BLK Padang

Foto: Junaidi
Pariaman - 71 Kepala Desa dan Lurah seluruh Kota Pariaman kunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) Padang, di Jalan Sungai Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Kunjungan tersebut guna penyusunan anggaran dan pelaksanaan pelatihan ketenagakerjaan demi pengurangan angka pengangguran di desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman, Selasa (23/4).

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP & Naker) Kota Pariaman, Alfian mengatakan kunjungan tersebut upaya memberikan pemahaman dan sosialisasi tenaga kerja berbasis Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Kelurahan kepada kepala desa dan lurah yang ada di Kota Pariaman.

Ia berharap dengan diberikanya pemahaman dan sinergisitas antara program pusat dan daerah sampai tingkat desa dan kelurahan bisa menjadi acuan dan rujukan dalam mengganggarkan ADD dan Dana Kelurahan untuk mengikuti bimbingan kerja dan pelatihan yang ada di BLK Padang.

BLK Padang yang sudah berdiri sejak tahun 1969 ini, merupakan lembaga yang dibawahi langsung oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Kementerian Tenaga Kerja RI, dan berdiri di tanah seluas 5 hektare.

Dengan diberikannya pemahaman tentang program yang ada di BLK, kata dia, kepala desa dan lurah bisa menggali potensi yang ada di desa dan kelurahanya, dan memberikan fasilitasi pelatihan kepada masyarakat yang masih menganggur di daerahnya masing-masing.

"Program di BLK dapat dimanfaatkan untuk menjembatani warganya untuk diberikan pelatihan, sehingga nantinya mereka menjadi produktif dan secara keseluruhan akan mengurangi pengangguran di Kota Pariaman," tuturnya.

Kepala BLK Padang, Syamsi Hari mengungkapkan bahwa BLK Padang mempunyai tugas untuk melaksanakan pelatihan, pemberdayaan, dan uji kompetensi tenaga kerja - selain memfasilitasi program yang ada di pusat - untuk dilaksanakan di daerah baik di desa dan kelurahan.

BLK Padang, kata dia, menyiapkan tenaga pelatihan yang berkualitas dan siap kerja, menciptakan pelayanan prima sesuai standar operasional, peningkatan disiplin dan budaya berprestasi dan malu, dan bekerja dengan indikator kinerja yang terukur.

Pada 2019 ini, BLK Padang mendapatkan 129 program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja RI. BLK Pariaman juga mendapatkan sebanyak 45 program agar dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Pariaman dan Padangpariaman.

BLK juga membuka kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan industri sehingga bermanfaat setelah mereka tamat nantinya, dan mempersiapkan masyarakat untuk industri 4.0 yang berkiblat pada teknologi.

Selain itu, pihaknya juga menjembatani permintaan dari desa dan kelurahan. Semua usulan yang ingin dibuat pelatihan untuk desa dan kelurahan apabila sejalan dengan program pusat, pihaknya akan membantu, seperti pelatihan saat ini. (Juned/*)