Mardison Dorong Warga Pariaman Jadi Konsumen Cerdas Belanja Online

Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin bersama Menteri Perdagangan dan Gubernur Jabar.
Pariaman - Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin dorong masyarakat Pariaman cerdas dalam berbelanja online. 

Hal itu disampaikan, lantaran masih adanya perilaku produsen yang merugikan konsumen dalam perdagangan elektronik atau e commerce.        

Praktik merugikan konsumen terlihat dari banyaknya keluhan yang disampaikan konsumen melalui penyedia toko online berbagai aplikasi berbasis android.        

Sejumlah keluhan konsumen yang dirugikan penjual online rata-rata menyeluhkan barang yang dikirimkan  berbeda kualitas dengan yang dipesan konsumen.

Konsumen seringkali mengeluhkan pengiriman barang melampaui estimasi pengiriman dan kadang barang yang diterima konsumen dalam kondisi rusak.      

"Disamping itu, proses terlambatnya pengembalian uang karena tidak sesuainya produk yang dikirim dengan yang dipesan konsumen juga dikeluhkan konsumen," ujarnya usai menghadiri acara puncak peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkornas) tahun 2019 di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/3).

Ia mendorong konsumen lebih teliti saat berbelanja online, sebelum memutuskan berbelanja. Konsumen disarankan mempelajari referensi dan rekomendasi pembeli lainnya yang berbelanja di toko yang sama.

"Harus cek dulu toko onlinenya, apakah banyak keluhan dari pembeli. Jika ada riwayat penjual mengecewakan konsumen, sebaiknya jangan membeli melalui toko tersebut. Kita bisa memilih toko yang direkomendasikan pembeli lainnya, bisa lihat juga referensinya," kata dia.

Sebagai kota wisata yang memiliki beragam oleh-oleh khas, produk UKM Kota Pariaman mulai dijual online. 

Ia meminta agar pelaku usaha di Pariaman menjual produk dan melakukan pelayanan yang baik kepada konsumen, hingga konsumen tidak dirugikan.

"Jika produk yang dijual dan dikirim bagus, pelayanan bagus, konsumen akan tetap berbelanja. Penjual harus menjaga kepercayaan konsumen. Jika puas dengan produk, konsumen akan membeli lagi," katanya. 

Pemko Pariaman, kata Mardison, terus mengedukasi warganya menjadi konsumen yang cerdas melalui sosialisasi tentang hak konsumen. Pemko Pariaman juga memperkuat Badan Penyelesaian Sangketa Konsumen (BPSK) Kota Pariaman. 

"Konsumen harus tahu haknya, jika ada hak konsumen yang dirugikan produsen, silahkan laporkan ke BPSK Kota Pariaman," pungkasnya.