Kembangkan Skill Anak Muda di Youth Centre, Pariaman Siap Menyongsong Bonus Demografi

Foto: Nanda
Pariaman - Pemerintah memaksimalkan program generasi berencana (GenRe) sebagai investasi menghadapi bonus demografi Indonesia pada 2020 mendatang.

Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonensia, Nofrijal mengatakan sebanyak 70 juta penduduk Indonesia berusia 10 hingga 24 tahun atau usia produktif.

Dari suatu sisi bonus demografi merupakan potensi kemajuan bangsa jika penduduk produktif. Di sisi lainnya, ledakan penduduk bakal menimbulkan masalah apabila generasinya tidak dipersiapkan semenjak jauh hari.

"Karena remaja adalah tulang punggung yang menentukan berhasil atau tidaknya menyongsong bonus demografi," kata dia saat pencananangan TNI Mangunggal KB Kesehatan tingkat nasional di Pantai Kata, Pariaman, Senin (4/3).

Menurutnya, Pemerintah Daerah tidak hanya berupaya menjauhkan generasi muda dari bahaya laten reproduksi, seperti nikah di usia anak, pergaulan bebas dan penyimpangan seksual. Lebih dari itu, generasi muda perlu dibekali dengan hardskill dan softskill.

"Makanya progran GenRe ini juga membekali softskill dan hardskillnya generasi muda," pungkasnya.

Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan pihaknya mempersiapkan agar generasi muda Kota Pariaman dalam menyambut bonus demografi. Hal yang dilakukan adalah dengan melibatkan pemuda dalam pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

"Kita libatkan pemuda dalam pembangunan, karena itu adalah sebuah pengembangan skill anak muda kita," ujarnya.

Ia mengatakan salah satu program meningkatkan skill anak muda Kota Pariaman dengan dibangunnya Pariaman Youth Center. (Nanda)