Agar Adil Pemko Pariaman Akan Undi Penempatan Kios di Pasar Penampungan

Ratusan pedagang Pasar Pariaman hadiri sosialisasi relokasi ke pasar penampungan. Foto: OLP
Pariaman - Relokasi (pemindahan sementara) pedagang Pasar Pariaman - termasuk pedagang kaki lima ke pasar penampungan - akan dimulai pada 10 Maret mendatang. Atas kesepakatan para pedagang, Pemko Pariaman memutuskan melakukan undian untuk menempati kios-kios di penampungan. 

Pemindahan pedagang dijadwalkan rampung pada 12 Maret. Dan hanya pedagang aktif yang kebagian kios di pasar penampungan. 5 unit los juga disediakan guna menampung pedagang kaki lima.

"Hasil rapat dengan pedagang, penempatan kios dilakukan dengan cara mengundi agar adil dan berjalan transparan," ungkap Kepala Dinas Koperindagkop/UMKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit di Pariaman, Rabu (6/3).

Pasar penampungan sendiri akan diserahterimakan dari Dinas PU kepada Dinas Koperindagkop/UMKM pada 8 Maret mendatang. Setelah tiba di tangan Koperindag sebagai leading sektor, pengundian penempatan kios penampungan akan mulai dilakukan.

Yos, 43, salah seorang pemilik kios di Pasar Pariaman telah melakukan persiapan. Kepada wartawan ia mengatakan sudah mulai membuat spanduk untuk dipasang di kios penampungan.

Untuk pemindahan barang dari kios Pasar Pariaman ke penampungan, dia mengaku akan dibantu oleh pihak saudara dan kerabatnya.

"Akan membantu mengangkatkan barang ke pasar penampungan. Kita mulai lakukan persiapkan dari sekarang karena jadwalnya sudah dekat," kata dia.

Revitalisasi Pasar Pariaman sendiri masuk dalam program 1.000 Pasar Presiden Joko Widodo. Untuk tahun anggaran 2019 ini, Kota Pariaman dan Kota Solo di Jawa Tengah, menerima alokasi anggaran untuk pembangunan pasar tersebut.

Pasar Pariaman akan dibangun dengan pagu dana lumayan besar, yakni Rp120 miliar. Bangunan akan dibuat empat lantai dengan shelter di puncak bangunannya.

Sebagaimana disampaikan oleh Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat rapat dengan pedagang pasar, Selasa (4/3), di Pendopo Walikota Pariaman, peletakan batu pertama pembangunan Pasar Pariaman direncanakan oleh Presiden Joko Widodo pada awal April mendatang.

"Insya Allah Bapak Presiden Jokowi akan melakukan peletakan batu pertama bulan April mendatang," ungkap Mardison.

Saat ini, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR tengah melakukan tahapan proses lelang pembangunan Pasar Pariaman. Proses lelang atau tender, dilakukan di Jakarta.

Untuk diketahui, Pasar Pariaman saat ini dibangun pada 1988 oleh PT Citra Karisma Graha Nusantara. Leonardy Harmainy selaku direktur perusahaan -saat itu - mengatakan pembangunan pasar Pariaman akibat terbakarnya pasar sebelumnya pada 1987. Kata menantu Anas Malik itu, bangunan pasar sebelumnya juga terdiri atas dua lantai.

"Tahun 1989 Pasar Pariaman selesai dibangun dan mulai ditempati pedagang yang rata-rata pemilik kios di pasar sebelumnya," kata Anggota DPD RI dari Sumatera Barat itu.

Oleh sebab itu, senator yang dikenal dekat dengan tokoh-tokoh Pariaman itu memuji langkah Pemko Pariaman yang memprioritas Pasar Pariaman - yang baru nanti - kepada pemilik kartu kuning atau pemilik kios sebelumnya.

"Dari dulu mekanismenya tetap seperti itu," ungkap suami Ilya Rosa Anas Malik ini. (OLP)