Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Nenek Azizah: Korban Sempat Melawan dan Minta Tolong

Adegan per adegan dgelar pada rekonstruksi atau adegan ulang kasus yang menggemparkan Pariaman itu. Foto: Nanda
Pariaman - Nenek Azizah (70), korban pencurian dengan kekerasan di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman sempat melawan tersangka NY yang membekapnya menggunakan bantal hingga tewas.

Dalam adegan ke 17 dan 18, diperagakan nenek Azizah sempat meronta dan berteriak meminta tolong saat korban menekan bantal ke wajahnya. Korban sempat mencakar tangan tersangka. Korban sempat mengatakan jika tersangka ingin membunuhnya.

Bukannya melepaskan korbannya, tersangka malah menekan wajah korban dengan bantal lebih keras dari sebelumnya. Saat adegan itu, tersangka menduduki tubuh sang nenek yang tertelentang karena didorong tersangka saat duduk.

"Tersangka membekap wajah korban sekitar hampir 10 menitan hingga korban lemas dan tidak lagi melakukan perlawanan," terang Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, Rabu (13/2).

Selain kehabisan nafas, korban juga mengalami patah tulang bagian dada akibat ditekan menggunakan lutut tersangka saat membekap wajah korban menggunakan bantal.

"Hasil outupsi ada tulang dada korban yang patah akibat ditekan menggunakan lutut tersangka," pungkasnya.

Polisi menggelar rekonstruksi kasus pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan tewasnya nenek Azizah (70) di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Rabu (13/2) pagi.

Sebanyak 15 adegan diperagakan oleh tersangka NY. Rekonstruksi dimulai sekitar pukul 11.14 Wib. Tersangka yang menggunakan seragam tahanan Polres Pariaman mendapatkan pengawalan ketat dari aparat. Korban diperankan salah seorang anggota Polwan Polres Pariaman. (Nanda)