Bikin Grup "WhatsApp Mesum" 8 Pelajar SMP Diamankan Pol PP

Foto: internet/ilustrasi/halloriau
Pariaman - Delapan orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pariaman diduga terlibat pergaulan bebas dan penyimpangan seksual sesama jenis. Pelajar yang rata-rata duduk di bangku kelas VII dan VIII SMP ini tergabung dalam WhatsApp Grup (WAG).

Kepala Seksi (Kasi) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Siti Mayangsari menyebut, pengungkapan kasus grup WhatsApp pornografi di kalangan pelajar tersebut bermula dari informasi yang diberikan oleh salah satu pihak sekolah SMP di Pariaman.

Awalnya saat dilakukan razia oleh pihak sekolah pada Sabtu (23/2) lalu, ditemukan smartphone milik salah seorang siswi yang memiliki puluhan grup percakapan geng tawuran. Setelah ditelusuri lebih lanjut, dalam smartphone itu juga ditemukan WAG yang berisi konten pornografi berupa video dan gambar porno. WAG diberi nama "Pantak Club". Di WAG itu, masing-masing anggota saling membagikan gambar ataupun video yang mengandung pornografi.

"Informasi tersebut disampaikan ke kami, ketika dilakukan penelusuran akhirnya kita amankanlah 8 orang pelajar ini," jelasnya, Senin (25/2) siang  

Dari hasil pemeriksaan terhadap 8 orang siswa dan siswi tersebut diduga ada siswa yang terlibat penyimpangan seksual sesama laki-laki. Dari pengakuan siswi juga melakukan hubungan sesama perempuan.

Pelajar tersebut juga telah menjalani tes urine. Namun hasil tes tersebut masih belum diketahui hasilnya.

"Sebelumnya Sabtu kemarin pelajar ini telah kita bawa ke kantor, namun kita kembalikan ke orangtua masing-masing. Koordinasi antara instansi baru bisa kita lakukan hari ini," pungkasnya. (Nanda)