Genius Imbau Pelajar Pariaman Aktif Jadi Remaja Masjid

Foto: Junaidi
Pariaman - Pemko Pariaman berencana membuat Pekan Maulid Nabi tingkat pelajar se Sumatera Barat pada 2020 mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh Walikota Pariaman Genius Umar saat membuka Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW ke-15 yang digelar oleh MAN 1 Pariaman (Padusunan), Kamis (24/1).

"Tahun 2020 nanti, kita akan masukan kegiatan Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai agenda wisata tahunan Kota Pariaman," ungkapnya.

Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW di sekolah tersebut merupakan kegiatan rutin OSIS. Berbagai perlombaan digelar pada acara itu: baik perlombaan bidang keagamaan, akademik dan kesenian.

"MAN 1 Pariaman bukan hanya sukses bidang keagamaan saja, sekolah ini punya prestasi akademik dan kesenian hingga tingkat nasional," imbuhnya.

Ia bilang di MAN 1 Pariaman mengajarkan pelajaran akademik dan pelajaran keagamaan yang kuat, di mana dua unsur tersebut dibutuhkan bagi generasi saat ini.

Pintar tapi tidak memahami agama, kata Genius, generasi muda akan keropos. Tidak berakhlak baik dan tidak berjatidiri. Jadi, selain membutuhkan generasi yang pintar, tetapi juga mempunyai pengetahuan agama yang kuat guna membentengi dirinya.

Genius Umar kembali mengimbau pelajar mengikuti program Magrib Mengaji dan Manunggal Subuh Indah Penuh Berkah. Pelajar juga diimbaunya aktif menjadi remaja masjid yang ada di desa/kelurahan tempat mereka tinggal.


"Kita mengimbau semua pelajar Pariaman mengaktifkan diri menjadi remaja masjid. Ini penting sekali. Di remaja masjid pelajar akan membentuk karakter Islami seutuhnya," sebut doktor ilmu kebijakan publik itu.

Kepala Sekolah MAN 1 Pariaman, Zalkhairi menjelaskan ada lima lomba pada Pekan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di antaranya Lomba Tahfiz 2 Juz (Juz 30 dan Juz 1), Lomba Bintang Qasidah, Olimpiade MIPA, Puisi Dakwah, serta Lomba Kaligrafi tingkat SMP se Sumatera Barat.

"Selain itu, kita juga menggelar bazar, di mana para peserta pengisi bazar merupakan para murid-murid MAN 1 Pariaman. Mulai dari jajanan, buku keagamaan, sampai souvenir," kata dia. (Juned/*)