Launching Sabermas, Ali Mukhni Bantu Premi BPJS dan Jamban Sehat Warga

Foto: Nanda
Nan Sabaris - Pemerintah Kabupaten Padangpariaman melaunching program Sehari Semalam Bersama Masyarakat (Sabermas) untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat di wilayah itu, Sabtu (15/12).

Program untuk pertama kalinya dilaksanakan di Nagari Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris. Pada 2019, ditargetkan program serupa telah dilaksanakan di 103 nagari yang ada secara bergantian.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni didampingi Kepala Dinas Kesehatan Padangpariaman, Aspinuddin mengatakan, Sabermas merupakan kegiatan kunjungan ke masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan yang dialami oleh masyarakat.

Ia mengklaim jika inovasi Sabermas merupakan pertama kalinya di tingkat nasional dalam penuntasan permasalahan kesehatan dalam waktu singkat.

"Tujuannya adalah mendekat ke sumber permasalahan untuk menyelesaikannya secara menyeluruh. Kita yakin ini adalah program pertama di Indonesia," ujarnya.

Meskipun dinamakan pelayanan sehari semalam, sebetulnya kegiatan penuntasan permasalahan masyarakat khususnya bidang kesehatan, telah dimulai sejak satu bulan sebelumnya.

"Masih ada masyarakat di nagari ini yang belum memiliki jaminan kesehatan masyarakat (BPJS), ini kita bantu. Caranya, kita buka gerai pelayanan BPJS dan preminya dibantu dari Baznas Padangpariaman dan CRS dari beberapa perusahaan. Begitu pula dengan persoalan jamban, bagi masyarkat yang belum memiliki jamban sehat juga kita bantu solusinya agar memiliki jamban sehat," kata dia.

Selain kesehatan dan jamban, program Sabermas harus menuntaskan 10 indikator kesehatan lainnya sebagai tujuan pelaksanaan program itu.

"Harus dipastikan, jika seluruh indikator kesehatan yang ditetapkan tertuntaskan," ulasnya.

Menurutnya, Sabermas dilaksanakan untuk memaksimalkan inovasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sebelumnya, beberapa program lain, seperti Padang Pariaman Sehat dan Padang Pariaman Tanggap Kasus Gawat-Darurat (Papa Tangkas Gada) Public Service Centre (PSC) 119 telah dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Walinagari Kapalo Koto, Soni Marta mengatakan jika nagarinya telah memulai pelaksanaan Sabermas itu. Dari 12 indikator kesehatan yang ditetapkan, nagari Kapalo Koto masih harus memenuhi 2 indikator lainnya agar menyelesaikannya secara tuntas.

"Indikator yang belum terpenuhi tersebut yaitu warga tidak lagi buang air besar sembarangan dan seluruh warga terdaftar di jaminan kesehatan nasional," pungkasnya. (Nanda)