Goro Akbar di Irigasi Santok Kinclongkan Aliran Sungai Sepanjang 6 Km

Pariaman - Pemko Pariaman, Forkopimda dan masyarakat bersama-sama membersihkan aliran irigasi Air Santok Kecamatan Pariaman Timur, Minggu (23/12). Selain sampah, dasar aliran irigasi juga mengalami pendangkalan karena karena endapan tanah, juga telah dibersihkan.

Nuansa kekeluargaan sangat terasa pada kegiatan goro itu. Tidak ada perbedaan satu sama lain dari peserta goro.

Pejabat daerah dan masyarakat berbaur di dalam aliran irigasi, sama-sama basah. Aksi saling membantu mengangkat endapan sampah dan lumpur dari dasar aliran irigasi Air Santok, menambah suasana kegotongroyongan kian terasa.

Goro sejak pagi hingga siang hari berhasil membersihkan sepanjang 6 kilometer aliran irigasi Air Santok. Kini, aliran air dari Desa Cubadak Mentawai, Desa Air Santok, Desa Sungai Pasak, Desa Sungai Sirah, hingga Jati perlahan bersih dan bebas sampah. 

Puluhan kilogram sampah yang mayoritas merupakan sampah plastik dan ranting kayu yang mengendap di dasar aliran irigasi diangkat, untuk selanjutnya diantarkan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPSP) Kota Pariaman.

Walikota Pariaman, Genius Umar didampingi Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan aksi bersih-bersih melibatkan warga di lima desa setempat. Antusias masyarakat dalam mengikuti aksi bersih-bersih, menandakan jiwa gotong royong warga Kota Pariaman masih kuat.

"Warga yang ikut dalam kegiatan sangat ramai. Ini pertanda semangat gotong royong warga kita masih sangat kuat. Segala sesuatu tidak ada yang berat apabila dikerjakan bersama dan membangun Kota Pariaman juga harus bersama," ujarnya.

Ia mengatakan dukungan masyarakat dalam tiga bulan berlangsungnya periode kepemimpinan Genius Umar-Mardison Mahyuddin sebagai walikota dan wakil walikota Pariaman sangat dirasakan. Ia berharap seluruh program pemerintah saat ini didukung oleh seluruh masyarakat Kota Pariaman.

"Mambangun dengan kebersamaan adalah modal pembangunan daerah. Membangun Kota Pariaman harus digotongroyongkan bersama-sama," katanya.

Dalam kesempatan itu, kepala daerah yang dilantik pada bulan Oktober 2018 silam ini, juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga kebersihan aliran irigasi Air Santok. Menjaga kebersihan aliran irigasi juga akan menimbulkan, nilai ekonomi masyarakat setempat.

"Yang terpenting adalah sungainya bersih, nanti bisa dilakukan penataan dan dikembangkan menjadi lokasi wisata secara bertahap diawali oleh pemerintah desa dan didukung oleh pemerintah Kota Pariaman," pungkasnya. (Nanda)