Tunggangi Motor, Genius Cek Kesiapan Jalur TdS di Pariaman

Genius Umar dan Kapolres tunggangi motor cek kesiapan jalur TdS. Foto: Junaidi
Pariaman - Walikota Pariaman dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pariaman lakukan cek kesiapan jalan yang akan dilewati pebalap Tour de Singkarak (TdS) 2018 pada etape 4 dan etape 8.

Sejumlah Forkopimda yakni Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan, Dandim 0308/Pariaman, Letkol Arm Heri Pujianto, Kajari Pariaman, Efrianto, Ketua Pengadilan Negeri Pariaman, Sapta Diharja dan Ketua Pengadilan Agama Pariaman, Helmi Yulnetti menjajal jalur TdS menggunakan sepeda motor.

Dalam gladi resik itu, terlihat seluruh petugas gabungan Pemko Pariaman, Polres Pariaman dan Kodim 0308/Pariaman terlibat dalam pengamanan TDS siaga menempati titik lokasi masing-masing.

Rombongan mulai bergerak dari perbatasan wilayah Kota Pariaman di Jembatan Kuraitaji melewati sejumlah jalan di Kota Pariaman, terakhir finish di Pantai Kata Pariaman.

Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan, dari hasil pengecekan jalur, beberapa titik masih dilakukan perbaikan. Ia memastikan hari ini perbaikan jalan telah selesai dilaksanakan.

"Dari hasil gladi pengamanan jalur tadi, kita sudah cek seluruh jalan yang bakal dilewati oleh pebalap dalam kondisi baik. Pada beberapa titik sedang dilakukan perbaikan, namun sore hari sudah selesai diperbaiki," kata Genius Umar di Pariaman, Senin (6/11).

Sementara itu, persiapan pelaksanaan rangkaian kegiatan grand finish TdS yang dilaksanakan di Pantai Kata telah mencapai 100 persen. Pelaksanaan persiapan lokasi hingga pelaksanaan acara tidak ada kendala berarti.

"Kita sudah cek kesiapan acara untuk grand finish. Semuanya tidak ada kendala dan kita harapkan kerjasama masyarakat Kota Pariaman agar hajatan ini sukses dan lancar," pungkasnya.

Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan mengatakan pelaksanaan TdS di Kota Pariaman secara khusus tidak mengalami kendala ataupun permasalahan serius. Namun demikian, pihaknya mengingkatkan personil gabungan yang terlibat dalam pengaman untuk tidak berfikir undesestimate dengan tetap memperhitungkan kemungkinan gangguan yang bakal terjadi.

AKBP Andry juga mengingatkan agar personil dalam mengamankan kegiatan TdS bersikap humanis dan melayani masyarakat.

"Kita harus tetap petakan kerawanan agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan selama pelaksanaan etape 4 dan etape 8 di Kota Pariaman. Personil yang terlibat pengaman jangan berfikir underestimate, tapi tetap fokus," ujarnya.

Ditambahkannya, grand finish TdS 2018 yang diikuti oleh pebalap dari 22 negara, momen promosi tepat memperkenalkan wisata Kota Pariaman.

"Ini promosi yang harus kita manfaatkan seoptimal mungkin. Seluruh potensi wisata Kota Pariaman harus kita perkenalkan," pungkasnya. (Nanda)