Masuk Kalender Wisata, Festival Makanan Ringan Pariaman Mulai Digelar 2019

Genius Umar pada acara pelatihan pengembangan produk makanan ringan. Foto: Junaidi
Pariaman - Aneka produk makanan ringan dan ragam kuliner ada di Pariaman. Pada 2019 mendatang, Pariaman akan menggelar Festival Makanan Ringan untuk pertama kalinya. Iven tersebut nantinya akan dimasukkan ke dalam kalender wisata tahunan.

"Berbagai produk olahan makanan yang kita punya, apabila kita data jumlahnya bisa mencapai 50 jenis lebih. Hal ini bisa kita optimalkan untuk dijadikan sebuah kalender wisata baru di Kota Pariaman, yaitu festival makanan ringan," ujar Walikota Pariaman Genius Umar, ketika membuka Pelatihan Pengembangan Produk Makanan di Rawang, Selasa (13/11).

Genius Umar perintahkan Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, agar mendata kegiatan apa saja yang dapat dijadikan sebuah iven wisata di Kota Pariaman.

"Dana yang besar untuk promosi dan pelatihan, dialihkan untuk iven yang menarik dan unik yang dapat memikat orang banyak untuk datang ke Pariaman. Setiap OPD harus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Kota Pariaman sebagai daerah tujuan wisata," lanjutnya.

Dukungan tersebut, sebut Genius, adalah dengan menggelar berbagai iven yang sesuai dengan tupoksi dari OPD terkait yang nantinya akan menambah jumlah iven tahunan pada kalender wisata Kota Pariaman.

Ia memberi target kepada dinas pada 2019 mendatang agar membuat minimal 5 iven yang nanti akan kita jadikan festival yang dapat menarik wisatawan untuk datang.

Sedangkan untuk meningkatkan mutu dan kualitas produk UKM, pihaknya mendorong agar usaha rumah tangga yang mendukung sektor ekonomi kerakyatan, mampu bersaing dan tetap eksis di pasaran serta memenuhi standar mutu.

"Agar produk kita dapat bersaing dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, kita harus memperhatikan kebersihan, kemasan, rasa yang khas, hygienis, dan daya tahan serta branding produk. Sehingga produk hasil makanan kita bisa dikenal luas dan memenuhi keingginan pasar," sambungnya.

Kepala Dinas Perindagkop & UKM Kota Pariaman Gusniyeti Zaunit mengatakan dengan tingginya tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman yang mencapai 3 juta pengunjung per tahun, menjadi peluang bagu UKM makanan ringan dalam menyediakan berbagai makanan khas Kota Pariaman sebagai oleh-oleh bagi mereka.

"Tingginya tingkat kunjungan wisatawan kita jadikan momentum untuk meningkatkan standar mutu makanan khas kita agar dapat bersaing dengan produk dari daerah lain," ucapnya. (Juned/*)