Dukcapil dan Perizinan Padangpariaman Raih Penghargaan Gubernur

Kadis DPMPTP Hendra Aswara peringkat 1 Kompetisi Pelayanan Prima dan Inivasi Pelayanan Publik Tingkat Sumbar dan kadis Dukcapil M. Fadhly sebagai peringkat 1 Penilaian Pelaksanaan Administrasi Kependudukan tingkat Sumbar. Foto/Hendra
Padang ----- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padangpariaman menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat.

DPMPTP ditetapkan sebagai peringkat 1 Kompetisi Pelayanan Prima dan Inivasi Pelayanan Publik Tingkat Sumbar, sedangkan Disdukcapil sebagai peringkat 1 Pelaksanaan Administrasi Kependudukan tingkat Sumbar.

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Gubernur Nasrul Abit sebelum upacara penurunan bendera di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Padang, Jumat (17/8).

"Selamat kepada Kabupaten Padangpariaman yang menerima dua sekaligus penghargaan tingkat Sumbar. Jadikan ini motivasi dalam bekerja dan berbuat lebuh baik untuk masyarakat," kata Wagub Nasrul Abit.

Penghargaan tersebut, kata Nasrul Abit berdasarkan Keputusan Gubernur Sumbar Nomor 065/651/2018 tentang Penetapan Pemenang  Kompetisi Pelayanan Prima dan Lomba Inovasi Pelayanan Publik.

Kepada pemenang, DPMPTP menerima piala dan sertifikat plus uang tunai Rp10 juta sedangan Disdukcapil menerima piagam dan satu unit kendaraan roda dua.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan, dengan adanya apresiasi dari pemerintah Provinsi Sumbar menjadikan daerah kabupaten dan kota akan berlomba-lomba dalam memberikan pelayanan publik.

"Alhamdulillah, inovasi DPMPTP dan Disdukcapil dapat penghargaan dari Gubernur. Artinya, pemerintah komitmen dalam pelayanan publik yang cepat bersih dan konsisten. Dua OPD kita ukir prestasi yang membanggakan daerah. Keduanya menjadi pelayanan publik terbaik di Sumbar," kata Ali Mukhni.

Kepala Dinas Kadis Dukcapil M. Fadhly mengatakan pelayanan administrasi kependudukan merupakan urusan yang banyak dilakukan oleh masyarakat. Sedikitnya 300 hingga 350 orang datang untuk mengurus atau memperbaiki dokumen kependudukan per harinya.

"Kami akan terus berupaya tingkatkan layanan, baik dalam kantor maupun luar kantor," ujar Fadly yang selalu meraih penghargaan sejak 2012 itu.

Layanan luar kantor, kata Fadhly, dinamakan Pedang Saber atau Petugas Datang Segala Administrasi Beres. Petugas Disdukcapil merekam e-KTP hingga ke pelosok nagari dan daerah perbatasan.

Kemudian melakukan perekaman ke sekolah-sekolah yang ditujukan kepada siswa yang berumur 17 tahun.

"Inovasi-inovasi ini sangat diapresiasi masyarakat. Kita melayani hingga ke pintu rumah," kata Jebolan STPDN itu. (Tim)