Sambut Smart City, 20 Tower Bersama Akan Dibangun di Padangpariaman

Kepala Dinas Kominfo Padangpariaman Zahirman. Foto/OLP
Paritmalintang ----- Pasca penandatanganan nota kesepahaman perusahaan teknologi Dassault Systemes dari Perancis dengan Pemkab Padangpariaman di Singapura 9 Juli lalu, Dassault Systemes akan mengunjungi Padangpariaman pada 1 Agustus 2018.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padangpariaman Zahirman, selama di Padangpariaman Dassault Systemes akan melakukan pendataan guna penerapan sistem smart city yang cocok untuk Padangpariaman.

"Bersamaan dengan itu kita siapkan konsultan pendamping dan Dewan Smart City Padangpariaman yang melibatkan pakar akademisi teknik informasi," ujar Zahirman di Paritmalintang, Selasa (17/7).

Langkah pertama yang dilakukan perusahaan itu, sebut Zahirman, adalah membuatkan aplikasi induk berteknologi tiga dimensi (3D) yang akan ditaruh di ruang kerja bupati. Dengan aplikasi tersebut, Bupati Padangpariaman bisa langsung melihat seluruh persoalan yang ada di Padangpariaman guna merumuskan program dan kebijakannya.

"Seperti data kependudukan, infrastuktur, tingkat kesehatan, ekonomi, pariwisata, dll, semua bisa dipantau dari command centre di ruang kerja bupati," jelasnya.

Selain mendata Padangpariaman secara menyeluruh, Dassault Systemes juga merangkul perhotelan, organisasi travel wisata, rumah makan, bandara, yang nantinya akan memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung ke Padangpariaman.

"Target kerjasama awal dengan Dassault Systemes selesai pada 2019, kemudian kerjasama penyeimbangan sesuai dengan kondisi setelahnya," pungkasnya.

Guna menyambut era smart city di Padangpariaman, Bupati Ali Mukhni menjamin seluruh wilayah Padangpariaman akan terakses jaringan internet secepatnya. Tidak akan ada lagi area blankspot internet di beberapa area terpencil di Padangpariaman sebagaimana saat ini.

"Tentu tidak ada lagi area blankspot internet dalam penerapan smart city. Kita sudah menyiapkan surat kepada perusahaan penyedia menara bersama guna membangun menara bersama telekomunikasi dan data di 20 titik yang telah kita sediakan," ujar Ali Mukhni.

Ali Mukhni meyakini dengan penerapan smart city di Padangpariaman akan memudahkan pihaknya merumuskan kebijakan guna membangun Padangpariaman yang tepat sasaran. Smart city juga akan memudahkan kalangan usaha, masyarakat dan tentu saja wisatawan. (OLP)