Pilwana Serentak 2018: Warga Keluhkan Tak Bisa Memilih Karena DPT

Ketua Tim 11 Yutiardi Rivai pantau sejumlah TPS Pilwana Padangpariaman 2018
Gadur ----- Pemerintah Kabupaten Padangpariaman monitoring pelaksanaan pemilihan walinagari serentak Padangpariaman tahun 2018, Rabu (4/4).

17 tim yang melibatkan jajaran SOPD dan wartawan, disebar untuk memastikan kelancaran tahapan pemungutan dan penghitungan suara di 74 nagari.

Ketua tim 11 monitoring Pilwana serentak 2018, Yutiardy Rivai mengatakan, tahapan pemungutan dan penghitungan suara pilwana serentak 2018 berjalan dengan aman dan lancar. Hampir tidak ada permasalahan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

Menurut dia, dari pengecekan yang dilakukan, validasi data pemilih dikeluhkan oleh masyarakat. Keluhan tersebut, hampir merata disampaikan masyarakat saat dilakukannya pencegakan di lapangan.

"Banyak masyarakat yang memiliki KTP dan KK sesuai nagari yang menyelenggarakan pilwana, namun tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ada yang protes tidak dapat menggunakan hak pilih," jelasnya.

Ditambahkannya, masukan dari masyarakat itu, akan disampaikan sebagai bahan evaluasi panitia untuk perbaikan sistim data pemilih pada pilwana serentak periode berikutnya.

"Hasil monitoring ini akan kami sampaikan kepada panitia. Ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk bahan evaluasi," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat menerima dan mendukung walinagari terpilih dalam pilwana serentak 2018. (Nanda)