Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Barisan GEMA Gelar Konsolidasi, Genius: Jangan Berpuas Diri Hasil Survei

26 April 2018 | 26.4.18 WIB Last Updated 2018-04-26T11:43:04Z
Genius-Mardison di antara tokoh parpol pendukung dan ratusan simpatisan GEMA usai konsolidasi. Foto/Nanda
Pariaman ----- Partai pengusung pasangan calon walikota dan wakil walikota Pariaman nomor urut 3 Genius Umar dan Mardison Mahyuddin gelar konsolidasi, Kamis (26/4).

Lintas partai pendukung paslon yakni PBB, PPP, PAN, Golkar dan PDI Perjuangan, akan mengoptimalkan mesin parpol untuk memenangkan pilkada Pariaman 2018.

Ketua Penasehat Tim pemenangan Genius Umar dan Mardison Mahyuddin, Zalman Zaunit meminta agar kader parpol, simpatisan dan pendukung bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas untuk memenangkan paslon Genius Umar dan Mardison Mahyuddin pada 27 Juni 2018.

"Selain mensosialisasikan paslon, tugas kita selanjutnya adalah mengawal elektabilitas paslon agar tidak ada yang mencurangi," ujarnya.

Dalam konsolidasi lintas parpol itu, Zalman yang juga anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat ini menegaskan, jika parpol pendukung tidak salah mencalonkan paslon Genius Umar dan Mardison Mahyuddin pada Pilkada Kota Pariaman 2018. Ia menganggap pasangan GEMA teruji dan berpengalaman.

Zalman tegas membantah tanggapan lawan politik Genius dan Mardison yang menyebut program pendidikan gratis di tingkat SMA adalah bualan. Program ini, menurut dia jelas terukur dan realistik.

Meskipun kewenangan pendidikan di tingkat SMA dikelola oleh Pemerintah Provinsi, bukan berarti Pemerintah Kota Pariaman tidak memiliki upaya mewujudkan pendidikan gratis hingga tingkat SMA. Kata dia, meskipun Gubernur akan mengeluarkan regulasi pendidikan SMA akan berbayar, ada celah yang dapat dimanfaatkan.

"Ini realistik. Bukan khayalan. Hal ini dapat digratiskan oleh Pemko Pariaman dengan Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemprov Sumatera Barat. Kita membayar ke Pemprov agar siswa SMA di Kota Pariaman tidak lagi bayar," ulasnya.

Calon Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan, kehadiran seluruh kader dan anggota legislatif dari parpol pendukung dan pengusung, simpatisan, menandakan jika mesin parpol yang mengusung GEMA solid.

Ia menyebut, jika mesin parpol pangusung dan pendukung telah bergerak paska terbentuknya koalisi. Blusukan yang ia dan Mardison lakukan hingga ke desa selalu didampingi kader partai di tingkat desa.

"Secara teoritik, koalisi besar 5 parpol pengusung dan  2 pendukung adalah kekuatan besar. Saya optimis dan sangat meyakini jika mesin parpol bekerja optimal. Bahkan dalam blusukan yang kita lakukan selalu didampingi kader partai," sebut dia.

Meskipun hasil survei yang dirilis oleh salah satu lembaga penelitian yang dipublikasi media menyebutkan paslon Genius Umar dan Mardison Mahyuddin unggul mencapai 72 persen, ia mengimbau tidak membuat tim, kader partai, simpatisan berpuas diri.

"Meskipun hasil survei tinggi, jangan membuat simpatisan dan kader terpaku dan berpuas diri, karena bisa disalip oleh paslon lainnya. Hasil survei yang tinggi tidak membuat saya berpuas diri. Malah meningkatkan blusukan dan turun ke lapangan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, kampanye tatap muka dan dialog yang dikemas dalam kegiatan blusukan efektif menyerap aspirasi dan masukan masyarakat. Dari blusukan yang ia lakukan bersama tim dan kader partai, masih ada rumah penduduk yang belum memiliki jamban yang layak. Solusinya, jika terpilih pihaknya akan mengupayalan bantuan pembangunan WC di rumah warga.

"Masukan lain adalah masih adanya KK miskin yang belum mendapatkan bantuan PKH. Hal tersebut akan diupayakan dengan penambahan kouta bantuan program PKH ke Kementerian Sosial RI," ungkapnya.

Sejumlah kader dan politisi lima parpol pendukung tampak hadir seperti mantan ketua DPRD Kota Pariaman, Ibnu Hajar, pimpinan DPD Partai Golkar Sumatera Barat, Siti Izzati Aziz dan sejumlah pimpinan parpol pendukung GEMA. (Nanda)
×
Berita Terbaru Update