Golkar Sumbar: Elektabilitas GEMA di Pilwako Pariaman di Atas 60 Persen

Ketua DPD Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim, anggota DPD RI Leonardy Harmainy, Trismon, foto bersama dengan bapaslon GEMA usai pelantikan Ketua DPD Golkar Pariaman. FOTO/Nanda
Pariaman ----- Bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Genius Umar dan Mardison Mahyuddin jamin tidak akan pecah kongsi jika terpilih di Pilkada Pariaman Juni 2018 mendatang.

Penegasan itu disampaikan pasangan calon itu pada acara pengukuhan kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Pariaman 2015-2020 di Pariaman, Minggu (11/2) siang.

Balon Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan, pecah kongsi duet kepala daerah berdampak langsung terhadap kinerja pemerintah. Alhasil, sejumlah program yang angsung bagi masyarakat pun ikut terganggu. Ia menjanjikan jika terpilih, duet Genius Umar dan Mardison akan tetap harmonis hingga berakhirnya masa pemerintahan pada 2023 mendatang.

“Bisa dibayangkan jika walikota dan wakil walikota tidak sejalan dan “pecah kongsi” yang akan jadi korban adalah masyarakat juga, program pemerintah jadi tidak jelas. Kami sangat  menghindari hal yang menyebabkan disharmoni dan insya Allah kami akan tetap solid hingga akhir masa pemerintahan. Bahkan, saya siap untuk mendampingi beliau (Genius Umar) pada periode selanjutnya, jika terpilih kembali,” sebutnya.

Ia mengatakan, menghindari disharmoni hubungan kepala daerah tidaklah sulit. Masing-masing kepala daerah, menurut dia, harus mengetahui dan menjalankan tugas dan kewenangan sesuai dengan porsi masing-masing.

“Selama masing-masing bekerja dengan porsi masing-masing saya kira akan baik-baik saja. Dan yang penting, komunikasi dua arah antara walikota dan wakil walikota,” katanya.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD Partai Golkar Kota Pariaman periode 2015-2020, merupakan pengukuhan yang ketiga kalinya bagi Mardison Mahyuddin untuk kembali dipercayai memimpin Partai Golkar Kota Pariaman.

Meskipun aturan AD/ART partai Golkar membatasi kader menduduki ketua partai maksimal dua periode, namun dapat kembali menjadi ketua DPD untuk ketiga kalinya, jika dianggap memiliki prestasi.

“Kepercayaan partai kepada Mardison Mahyuddin kembali diberikan dengan diusungnya sebagai balon wakil walikota Pariaman 2018 mendampingi Genius Umar,” ulasnya.

Dengan komitmen yang sama, Genius Umar menegaskan jika pasangan calon akan tetap solid hingga berakhirnya masa pemerintahan hingga 2023 mendatang. Ia mengatakan, komunikasi yang berjalan dengan baik antara dirinya dengan Mardison Mahyuddin pada jajaran pemerintahan, terbukti menjadikan keduanya berada dalam satu visi dan berpasangan.

“Tidak akan terpecah, karena memang soal kewenagan kepala daerah itu jelas, sehingga dengan memahami porsi dengan kewenangan masing-masing, duet walikota dan wakil walikota jika terpilih kelak akan berjalan dengan baik,” katanya.

Terkait Pilkada 2018, ia mengibaratkan partai sebagai mobil yang akan menempuh perjalanan jauh dan medan tanjakan. Beratnya perjuangan yakni memenangkan dua agenda politik pilkada 2018 dan pileg 2019. Kemenangkan partai baik pada pemilu ataupun pilkada tidak hanya ditentukan oleh kandidat saja, namun kader, relawan yang ada harus bekerja keras mengajak masyarakat untuk memilih GEMA.

“Relawan dan kader partai adalah ibarat mesin, jika mesin tidak bekerja dengan baik, maka kita tidak akan sampai. Ini adalah kerja keras kita bersama, bagaimana Golkar mampu mengantarkan GEMA sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pariaman dan menang pada pemilu legsilatif hingga pilpres 2019 mendatang,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Sumatera Barat Hendra Irawan Rahim mengatakan, jika hasil survey internal Golkar memperlihatkan elektabilitas pasangan calon Genius Umar-Mardison Mahyuddin mencapai 60 persen dan jika itu dapat dipertahankan dan ditingkatkan, akan berhasil memenangkan Pilkada Kota Pariaman 2018.

“Ini perlu kerja keras bersama, seluruh kader gabungan partai pengusung, relawan dan seluruh masyarakat agar elektabilitas saat ini dijaga dan ditingkatkan,” katanya.

Terkait terpilih dan dilantiknya Mardison Mahyuddin sebagai ketua DPD Partai Golkar Kota Pariaman untuk ketiga kalinya, merupakan kepercayaan partai atas prestasi menambah suara Golkar di DPRD Kota Pariaman meski tetap dengan perolehan 3 kursi.

“Ini adalah bentuk kepercayaan partai kepada beliau, karena di bawah kepemimpinannya, berhasil menambah perolehan kursi Golkar,” sebutnya. (Nanda)