Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diserang Kampanye Hitam di Lapau-Lapau, Begini Jawaban Genius

11 Februari 2018 | 11.2.18 WIB Last Updated 2018-02-11T01:39:46Z
Pasangan GEMA berswafoto bersama dengan tim/relawan. FOTO/Nanda
Pariaman ----- Bakal Calon Walikota Pariaman Genius Umar larang tim pemenangan/relawan melakun “kampanye hitam“ ke kandidat lain. Praktik kampanye hitam, menurutnya jelas bertolak belakang dengan alam demokrasi Pariaman yang kian matang.

Hal itu ia sampaikan saat gelaran silaturahmi dan penyerahan SK tim pemenangan/relawan se Kecamatan Pariaman Selatan di Pariaman, Sabtu (10/2).

“Yang jelas dama awak diparatang, dama urang jangan dipadamkan. Pilkada itu ibarat pasar, paslon adalah produk yang dijual oleh tim, makanya jual saja produk kita,” jelasnya memberikan perumpamaan.

Alih-alih melakukan kampanye hitam, ia memberikan kiat bagi tim saat mensosialisasikan paslon Genius Umar-Mardison Mahyuddin yang disingkat GEMA itu. Tidak banyak, namun tiga kiat ia sampaikan sebagai bekal tim mengajak warga memilih paslon dengan taglien “lanjutkan” ini.

“Pertama relawan harus tahu profil paslon. Kedua, pahami dan sampaikan program-program dan komitmen GEMA untuk lanjutkan pembangunan yang telah berlangsung saat ini, yang belum optimal akan ditingkatkan, sedangkan yang belum ada akan ditambah. Dan ketiga, sosialisasi dan mengajak untuk memilih GEMA dengan komunikasi politik yang baik. Jadilah komunikator yang baik, maka pesan politiknya akan sampai,” ulasnya.

Diakuinya, paslon Genius dan Mardison mulai diserang kampanye hitam oleh pihak yang tidak bertangung jawab. Si penyebar yang menurut laporannya yang dia terimaa, melakukan kampanye negatif dengan singgah di warung-warung dan tempat perkumpulan warga.
Dengan adanya kampanye hitam ini, ia meminta relawan dan tim pemenangan bekerja keras mengklarifikasi isu negatif yang dilemparkan pihak tidak bertanggung jawab.

“Dua orang yang berkeliling menggunakan sepeda motor dan menebar kampanye hitam, mereka mengatakan jika kami terpilih warga akan tergusur, pedagang akan tergusur dan sebagainya. Begitu kerjaannya setiap singgah di warung dan bertemua dengan warga,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota tim pemenangan GEMA yang juga merupakan legislator Sumatera Barat, Zalman Zaunit menargetkan 80 persen kemenangan GEMA di masing-masing desa di Kota Pariaman.

"Pencapaian target membutuhkan kerja keras dari tim dan pendukung, apalagi dengan adanya praktik kampanye hitam yang disebar pihak tidak bertanggungjawab," katanya.

Sebagai pasangan calon kepala daerah kata dia, duet Genius Umar-Mardison Mahyuddin sangat ideal. Latar belakang pendidikan ilmu pemerintahan dan pengalaman di berbagai instansi pemerintahan daerah, GEMA sangat tepat memimpin Pariaman.

Sedangkan Mardison Mahyuddin yang tiga periode menjadi legislator di Kota Pariaman, memiliki segudang pengalaman politik dan punya kesiapan mendampingi Genius sebagai wakil walikota Pariaman.

“Kita harus bekerja keras agar GEMA melanjutkan pembangunan Kota Pariaman, selama 4 tahun 3 bulan Genius Umar mendampingi Mukhlis Rahman, banyak sekali peran dia (Genius Umar) di sana," imbuhnya.

Pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman tinggal menghitung bulan. Setelah melakukan pendaftaran pada periode 8-10 Januari 2018 silam, bapaslon telah verifikasi oleh KPU Kota Pariaman. Lusa, Senin (12/2) akan menjadi penentuan bagi ketiga bapaslon untuk tetapkan sebagai pasangan calon peserta pilkada Kota Pariaman 2018. (Nanda)
8:10
×
Berita Terbaru Update