Revisi Perda, Ali Mukhni Ingin Gaet Investor Sebanyak Mungkin

Gubernur Irwan Prayitno dan Bupati Ali Mukhni berdiskusi mengenai peluang investasi di Sumatera Barat sebelum pembukaan GPTI di Batam, baru-baru ini.

Batam --- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno apresiasi Bupati Padangpariaman Ali Mukhni yang gencar dalam promosi peluang investasi di Padangpariaman di berbagai iven nasional dan internasional.

Promosi tersebut kata gubernur, juga didukung dengan kemudahan berusaha terkait kecepatan pengurusan perizinan dan ketersediaan lahan.

"Berinvestasi di Padangpariaman sangat menjanjikan. Daerahnya punya bandara, dekat dari ibukota dan masih banyak lahan kosong. Jadi posisinya sangat strategis dan bupatinya sangat inovatit," ujar Irwan Paryitno sebelum pembukaan Gelar Potensi dan Temu Usaha (GPTU) di Hotel Harris, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis lalu.

Ali Mukhni dalam dua bulan terakhir, sebut Irwan, selalu menjadi narasumber Regional Invesment Forum di Padang dan Indofest di Kanada. Kemudian pada acara GPTU di Kota Batam yang dihadiri investor dalam dan luar negeri.

Pemprov Sumbar, kata Irwan, mendukung penuh kabupaten dan kota dalam promosi investasi yang tujuannya agar para pengusaha nasional dan internasional melirik Sumbar untuk berinvestasi.

"Investasi akan menghidupkan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbihan ekonomi," sambungnya.

Sementara itu, Bupati Ali Mukhni mengaku mendapat dukungan penuh dari Pemprov Sumbar dalam menggaet para investor. Artinya, sinergitas antara Pemprov dan Pemda telah berjalan dengan baik yang bertujuan untuk kepentingan umat dan kemajuan daerah.

Guna mendukung investasi, Bupati Ali Mukhni mengatakan telah merevisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah. Hal ini untuk memberikan kepastian kepada investor untuk berinvestasi.

"Kita sedang revisi RTRW, mulai dari kawasan Bandara, Kawasan Marina, Kawasan Tiram dan Kawasan Kayu Tanam," kata Ali Mukhni.

Terkait percepatan perizinan, tambah Ali Mukhni, telah diterbitkan Perbup Nomor 4 Tahin 2017 tentang Pelimpahan Seluruh Perizinan dan Non Perizinan kepada Pelayanan Terpatu Satu Pintu (PTSP). Jadi tidak ada lagi izin yang ditekan oleh bupati dan wakil bupati.

"Semua perizinan sudah ditangani PTSP dan dioperasionalkan secara online. Semuanya untuk kenyamanan investor," kata bupati yang juga Ketua DPW PAN Sumbar itu.

Ia menjelaskan bahwa di tahun 2017 investasi yang sudah masuk di Padangpariaman sebanyak Rp158 miliar. Terdiri dari pembukaan usaha baru, dan perluasan usaha yang sudah ada.

"Investasi meningkat tajam, sebelumnya Rp24 miliar sekarang telah tercatat Rp158 miliar," ujar Bupati didampingi Kadis DPMPTP Hendra Aswara. (Tim)