NHPD Pilkada Pariaman 2018 Diteken


Pariaman -- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria dan Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Tentang Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota Pariaman tahun 2018, di aula Balaikota Pariaman, Senin (7/8/2017).

KPU Kota Pariaman mendapatkan alokasi anggaran penyelenggaran Pilkada Paraiman 2018 sebesar Rp 11.448.818.650 yang disalurkan dalam dua tahapan. Tahap I tahun 2017, KPU Kota Pariaman akan menerima sebesar Rp 6.500.000.000 yang mulai digunakan pada September 2017 dan tahap II sebesar Rp 4.949.818.650 pada tahun 2018.

Sedangkan untuk Polres Pariaman dialokasikan anggarkan sebesar Rp 1.978.493.000 yang disalurkan pada tahun 2017 sebesar Rp 1.500.000.000 dan tahap II tahun 2018 sebesar Rp 478.493.000.

Mukhlis Rahaman mengatakan, biaya penyelenggaraan pilkada yang telah dikeluarkan diharapkan dapat digunakan secara optimal dan tepat. Keterlibatan masyarakat dan seluruh pihak secara luas mengharuskan persiapan penyelenggaran pilkada oleh pihak terkait dilakukan secara matang.

“Kita harap anggaran pelaksanaan Pilkada Pariaman dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, secara optimal, tepat sasaran dan jangan ada berurusan dengan hukum,” ujarnya.

Mukhlis optimis pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di Kota Pariaman akan berjalan dengan aman dan tertib. Hal itu merujuk pada rangkaian pesta demokrasi yang telah dijalani oleh masyarakat Pariaman pada tahun sebelumnya.

“Dimulai dari pemilu legislatif, pilpres dan pilgub semua berjalan dengan aman. Kesuksesan ini berkat keteguhan masyarakat kita menjalani pilkada badunsanak. Ini sekaligus menjadi parameter bagi Pilkada Kota Pariaman 2018 mendatang,” ujarnya optimis.

Meskipun diprediksi berlangsung aman dan lancar, namun menurut Mukhlis, pihak terkait harus tetap menimalisir potensi dan kerawanan yang dapat menganggu kamtibmas pada pelaksanaan pilkada serentak di Kota Pariaman.

Dalam kesempatan itu, ia kembali mengimbau agar ASN di lingkungan Pemo Pariaman untuk netral. “Saya tegaskan jangan sampai ada ASN yang mendukung salah satu pasangan calon nantinya pada Pilkada. ASN tetap saja pada porsinya,” kata dia.

Sementara, Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria, mengatakan bahwa pihaknya akan langsung melaksanakan tahapan Pilkada Kota Pariaman dengan pembentukan panitia adhock PPK, PPS.

“Anggaran pilkada tahap I dapat dicairkan ke rekening KPU Kota Pariaman, maka kita sudah dapat melakukan tahapan. Bahkan saat dananya pun belum cair, sebelumnya kita sudah melakukan kegiatan non tahapan seperti sosialisasi,” sebutnya.

Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan berapa orang bakal calon walikota dan wakil walikota yang akan menjadi peserta pilkada. Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan pengamanan melekat kepada pasangan calon.

“Kita sudah petakan pelaksanaan pilkada, termasuk mempersiapkan pengamanan melekat kepada pasangan calon nantinya. Dari saat ini telah kita petakan,” kata dia. (Nanda)