Grand Final Duta Wisata Pariaman 2017 Berlangsung Meriah

Walikota dan istri foto bersama duta wisata Kota Pariaman 2017
Simpang Tabuik -- Pemilihan duta wisata Cik Uniang-Cik Ajo Kota Pariaman berlangsung meriah. Bertempat di Tugu Tabuik Pariaman, Senin (17/7/2017) malam, 20 orang grand finalis Cik Uniang dan Cik Ajo Kota Pariaman 2017, sukses memukau ribuan pasang mata pengunjung yang hadir. 

Wakil Walikota Genius Umar didampingi istri serahkan piagam juara


Usai memperagakan keterampilan dan kepiawaiannya, akhirnya dewan juri menetapkan 8 pemenang duta wisata Kota Pariaman dalam 4 kategori.


Finalis Cik Uniang-Cik Ajo 2017


Cik Uniang Kota Pariaman 2017 terpilih, Anila Mulyad Putrid dan Cik Ajo Kota Pariaman 2017, Sandra Prima Saputra. Sedangkan Wakil Cik Uniang I diraih Dilla Amelia dan Cik Ajo I Hendrizal. Cik Uniang II diraih oleh Rhaysya Admmy dan Cik Ajo II oleh Abdi Rahman. Kemudian Cik Uniang Favorit diraih oleh Sahana Rompas dan Cik Ajo Favorit oleh, Altonosa.


Kemeriahan malam grand final duta wisata Kota Pariaman 2017


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Efendi Jamal dalam sambutannya mengatakan, 20 peserta grand finalis yang lolos ke tahap Grand Final, merupakan peserta terbaik dari 38 orang peserta yang mengikuti seleksi dari awal.

Seleksi peserta meliputi banyak hal, mulai dari fisik, kepribadian, keterampilan seni, kemampuan bahasa asing dan pengetahuan budaya dan pariwisata.

“Seleksi yang dilakukan secara menyeluruh, sehingga terpilihlah 20 orang grand finalisnya yang mengikuti kegiatan pada malam ini,” ujarnya

Menurut dia, ajang ini sekaligus mempersiapkan duta wisata Kota Pariaman untuk mengikuti ajang pemilihan duta wisata tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Cik Uniang dan Cik Ajo terpilih nantinya akan kita ikut sertakan pada ajang yang lebih tinggi ditingkat Provinsi Sumatera Barat,” sebutnya.

Sementara itu, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mendorong agar duta wisatata Kota Pariaman dapat menunjang upaya pemerintah meningkatkan kunjugan wisata ke Kota Pariaman. 

Kata dia, penggunaan media sosial sebagai sarana promosi agar wisatawan datang ke Pariaman, menceritakan keindahan alam dan budaya Pariaman, menjadi langkah sedernaha untuk mengundang wisatawan berkunjung ke Kota Pariaman.

“Mendorong kunjungan wisatawan untuk datang dengan cara promosi. Bukan hanya pemerintah dan instansi terkait saja, duta wisata nantinya, punya peran penting untuk itu,” sebutnya.

Menurut Mukhlis, Kota Pariaman saat ini telah berkembang menjadi kota tujuan wisatawan di Provinsi Sumatera Barat. Kunjungan wisatawan yang meningkat terus diimbangi oleh Pemko Pariaman dengan peningkatan dan pembangunan fasilitas penunjang objek wisata.

Ia melihat ada pengaruh iven pariwisata yang dilaksanakan oleh pihaknya dengan naiknya tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman.

“Perbaikan-perbaikan terus kita lakukan, baik sarana maun prasarana. Sekarang tinggal bagaimana promosi wisata juga terlibat masyarakat didalamnya,” kata dia.

Sebagai penutup, Mukhlis mengajak seluruh masyarakat mendukung upaya Pemko Pariaman memajukan pariwisata di Kota Pariaman. Dukungan dapat diwujudkan dengan memelihara fasilitas yang ada di objek wisata dan menerapkan sapta pesona. (ADV/Nanda)