25 Warga Kota Pariaman Terima Modal Usaha dari LKKS Sumbar




Sebanyak 25 orang warga miskin menerima bantuan modal pengembangan usaha dari LKKS Provinsi Sumatera Barat. Bantuan senilai Rp50 juta itu diberikan Rp2 juta perorang di Balaikota Pariaman, Rabu (5/10).

Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Keluarga (LKKS) Provinsi Sumatera Barat, Nevi Irwan Prayitno menyatakan sebenarnya tangan yang di atas lebih baik dari dangan yang di bawah. Memberi lebih baik daripada menerima.

"Tahun ini kita menerima bantuan. Diniatkan untuk tahun depan kita yang memberi bantuan, ungkap Nevi saat penyerahan bantuan.

Dikatakan istri gubernur, bagi penerima dana agar betul-betul digunakan untuk modal usaha untuk merubah taraf hidup keluarga ke arah yang lebih baik.

"Mari kita selalu bekerja, terus berusaha, sehingga kita dapat meningkatkan pendapatan kita dan merubah nasib kearah yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Sementara itu Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyatakan pentingnya kehadiran LKSS di mata Pemko Pariaman. Dengan adanya LKSS, kata Mukhlis, pemerintah terbantu dalam mengatasi masalah kesejahteraan sosial.

Dia katakan, selama ini pihaknya telah menjalankan berbagai program pengentasan kemiskinan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan Kelompok Bersama (KUBE) dan Program Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS).

Disamping semua itu, imbuh Mukhlis, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman juga menghimpun, mengelola dan mendristibusikan zakat dari ASN yang telah disalurkan sejumlah Rp14,5 miliar kepada warga miskin.

"Melalui program unggulan Baznas Kota Pariaman, yaitu Program Pariaman Cerdas, Program Pariaman Taqwa, Program Pariaman Sehat, dan Program Pariaman Makmur," ungkapnya.

Ditambahkan Ketua LKKS Kota Pariaman Reni Mukhlis, pihaknya juga telah melakukan berbagai kegiatan sosial dalam tiga tahun terakhir di Pariaman. Diantaranya pemberian THR senilai Rp100 ribu ditambah baju lebaran kepada 200 anak panti asuhan yang ada di wilayah Kota Pariaman.

TIM