Hasil UN Kota Pariaman Naik ke Posisi 6 Tingkat Sumbar




Tiga pelajar tingkat SLTA dari tiga sekolah berbeda di Kota Pariaman tidak lulus ujian nasional (UN) 2016.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kota Pariaman, Kanderi, Senin (9/5), tiga siswa yang tidak lulus tersebut tersandung kriteria kelulusan.

"Pada umumnya faktor tidak lulusnya ketiga pelajar tersebut disebabkan mereka tidak bisa menuntaskan semester satu hingga lima dengan baik," kata dia.

Selain itu, kata dia, nilai siswa tidak lulus juga tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh satuan pendidikan.

"Meskipun demikian, ketidak lulusan tiga pelajar tersebut masih bisa diselamatkan dengan beberapa pilihan. Diantaranya kembali mengikuti UN tahun 2017 atau mengikuti ujian paket C pada tahun selanjutnya," jelasnya.

Dia menyebut para siswa yang tidak lulus bukan berarti bodoh. Pihaknya akan tetap merangkul para murid agar saat ujian nasional tahun nanti dan ujian paket C bisa penuhi persyaratan kelulusan.

Pada UN 2016, Kanderi mengklaim terjadi peningkatan ranking hasil UN tingkat SLTA di Sumbar.

"Tahun lalu kita berada di urutan 8 dan 11 untuk SMA dan SMK, sedangkan tahun ini meningkat jadi posisi 6 dan 9," jelas dia.

UN tingkat SLTA sendiri diikuti sebanyak 2.623 siswa pada 4 hingga 7 April 2016 lalu.

2.623 tersebut terbagi atas beberapa sekolah diantaranya 1.458 dari Sekolah Menengah Atas (SMA), 1.012 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 153 peserta dari Madrasah Aliyah (MA).

TIM