Ali Mukhni Yakin Padangpariaman Raih WTP Hattrick dari BPK


 



Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menargetkan hasil terbaik terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2015.

Hal tersebut dia sampaikan saat menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2015 yang diterima langsung oleh Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sumatera Barat, Eldy Mustafa.

“Padangpariaman sudah dua tahun berturut-turut raih opini WTP, saya harap kita bisa hattrick tahun ini. Mohon doanya ya,” kata Bupati Ali Mukhni, kepada wartawan, di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Rabu (31/3).


Pada kesempatan tersebut, Ali Mukhni menyerahkan 6 buku yang akan dijadikan bahan bahan pemeriksaan LKPD, yakni : Buku Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman Tahun 2015, Buku Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2015, Buku Rancangan Peraturan Bupati tentang Penjabaran Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2015, Buku Laporan Keuangan BUMD Tahun 2015, Buku Lampiran Neraca berupa Daftar Aset lainnya Pemerintah Kabupaten Padangpariaman Tahun 2015 serta Buku Hasil Reviu Inspektorat atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman Tahun 2015.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada LKPD tahun 2015 ini, kata bupati, seluruh kota/kabupaten di Indonesia diwajibkan menyerahkan laporan pertanggungjawaban dengan menggunakan sistem akuntasi berbasis akrual sebagaimana amanat PP No. 71 Tahun 2010 tentang standar Akuntasi Pemerintahan. Sementara, Kabupaten Padangpariaman sendiri telah mengaplikasikan sistem akuntansi berbasis akrual sejak tahun 2013.

“Saya kira LKPD 2015 memiliki tantangan karena akuntansi berbasis akrual. Kita telah menyiapkan SDM yang handal jauh hari sebelumnya sesuai arahan dari BPK dan BPKP,” kata Alumni Harvard Kenneddi School di Amerika Serikat itu.

Mengenail audit BPK ke depan, kata bupati dua periode itu, pihaknya sangat mendukung dan membuka komunikasi intensif terkait segala kebutuhan pemeriksaan APBD Kabupaten Padangpariaman tahun 2015.

Dirinya juga sudah menekankan kepada seluruh jajaran SKPD  untuk bersikap terbuka dan kooperatif dalam menyediakan data dan penjelasan tambahan terkait audit tersebut.

"Kami sangat terbuka bila diperlukan komunikasi, data ataupun lampiran tambahan terkait audit LKPD 2015 ini, kami akan siap untuk memenuhi," ujarnya.

Sementara itu, Heri Subowo, mengapresiasi atas penyerahan LKPD 2015 yang tepat waktu dan tidak melebihi jadwal. Agenda audit APBD, lanjutnya merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun oleh seluruh Pemerintah Daerah se-Indonesia. Laporan itu juga merupakan bentuk pertanggungjawaban terhadap pengelolaan anggaran publik.

“Bahan-bahan tersebut akan kami audit dan akan selesai dalam 40 hari ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Humas Padangpariaman yang mendampingi bupati, mengatakan, penyerahan LKPD tersebut juga dihadiri Sekda Jonpriadi, Kepala DPPKA Hanibal dan Inspektur Dewi Roslaini.


HA/OLP