Mukhlis-Genius Dilantik. IJP: Ini Adalah Awal Kemajuan Sekaligus Tantangan Berat






Hari ini Rabu 9 Oktober 2013, Pasangan Drs.Mukhlis Rahman.MM, dan DR.Genius Umar, S.Sos, M.Si, dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pariaman Periode 2013-2018, Melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Pariaman yang dipimpin oleh Ibnu Hajar,SH, Ketua DPRD Kota Pariaman. Ibnu secara resmi membuka Sidang pada pukul 10.50 WIB, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Kota Pariaman.


 
Mukhlis-Genius dilantik oleh Gubernur SUMBAR Prof.DR.Irwan Prayitno, atas nama Presiden RI. Acara yang berlangsung Khidmat dan tertib tersebut dihadiri oleh beberapa tamu Undangan penting, diantaranya, Ketua DPD RI, Irman Gusman, Pimpinan DPRD Sumbar, H.Leonardy Harmainy.Sip.MH DT. Bandaro Basa, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, Ketua DPW PPP, Rektor IPDN dan Undangan Istimewa dari Malaysia dan Australia.




Pelantikan Pasangan Mukhlis - Genius sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pariaman sesuai dengan Surat Keputusan Mendagri No.132.13-6889 4 Oktober Tahun 2013 Dan Surat Keputusan Mendagri No.131.13-6890 Tahun 2013 Tentang pengesahan Drs.Mukhlis Rahman.MM, dan DR.Genius Umar.S.Sos.Msi, sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pariaman periode masa pemerintahan Tahun 2013-2018 terhitung dari hari pengambilan Sumpah 9 Oktober 2013.




Irwan Prayitno selaku Gubernur Sumbar membacakan Sumpah Jabatan Kepada Walikota dan Wakil Walikota atas Nama Menteri Dalam Negeri Gamawan Fawzi. Mukhlis dan Genius mengiringi pembacaan Sumpah tersebut dengan Intonasi Suara Khidmat, begitu juga dengan Hadirin yang hadir terlihat hening menyimak. Ruangan senyap.

Setelah Pembacaan Sumpah, Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Sumpah Jabatan dan Pakta Integritas oleh Walikota dan Wakil Walikota Pariaman, juga oleh Irwan Prayitno selaku
Gubernur Sumatera Barat.

Dalam sambutannya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, sangat berterima kasih kepada Masyarakat Kota Pariaman dan Para Pasangan Calon yang ikut berlaga pada Pilwako tempo hari.

"Proses Demokrasi berjalan dengan baik di Kota Pariaman ini, Tidak ada sengketa Pilkada dan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Ini menandakan bahwa Masyarakat Pariaman telah dewasa dalam ber-Demokrasi." Ujar Gubernur kelahiran Tahun 1962 ini.

Disamping itu, Gubernur juga mengucapkan rasa terimakasih pada pasangan Walikota Wakil Walikota periode 2008-2013 atas pengabdiannya selama ini, dan Selamat bertugas pada Pasangan Walikota Wakil Walikota Pariaman periode 2013-2018 supaya bisa mengemban amanah Pemerintahan sesuai dengan Amanat UUD 1945.




Pada pukul 11.48 WIB, Ibnu Hajar,SH, Ketua DPRD Kota Pariaman, menutup Sidang Paripurna Istimewa tersebut sambil mengatakan bahwa jangan ada rasa apapun bagi Pasangan yang Kalah pada Pilkada lalu, namun mari bersama-sama satukan tekad untuk kemajuan Kota Pariaman kedepan.




Acara tersebut dihadiri juga oleh seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Pariaman, Muspida Provinsi, Muspida Kota Pariaman, Camat, Lurah Dan Kepala Desa sekota Pariaman, Ketua LSM, KAN, Tokoh Masyarakat serta Undangan Tokoh "Presiden Mimpi" yang sebelumnya ikut memeriahkan Kampanye Pasangan MUGEN pada Pilkada lalu.

Indra Jaya Piliang, Joserizal, juga terlihat hadir pada Acara pelantikan tersebut.




Indra Jaya Piliang (IJP) mengatakan bahwa Pelantikan ini adalah awal kemajuan Kota Pariaman.

"Pelantikan ini adalah awal kemajuan Kota Pariaman ke depan. Saya berharap kebijakan yang diambil oleh Wako dan Wawako terpilih pro kepada kemajuan Masyarakat, jangan ada like dan dislike," Kata IJP.

IJP menambahkan dengan pengalaman memimpin selama 5 tahun belakangan, tantangan kedepannya juga tidaklah ringan bagi Mukhlis dalam membangun Kota Pariaman.

"Tantangan kedepan lebih berat lagi, namun dengan pengalaman 5 tahun belakangan Mukhlis memimpin, semoga hal ini menjadi Positif," Harapnya.

"Pilkada hanya Proses mencari Pemimpin. Sementara memimpin, menjadi Walikota, Idealnya adalah memimpin seluruh Komponen yang ada di Masyarakat, baik yang mendukung, tidak mendukung, maupun Golput," Tandas IJP mengingatkan.    

Catatan Oyong Liza Piliang