Pariaman - Kecamatan Pariaman Tengah menjadi juara umum MTQ Nasional Tingkat Kota Pariaman ke-IX Tahun 2026 dengan mengumpulkan 254 poin. MTQ yang kembali digelar setelah delapan tahun vakum itu resmi ditutup Wali Kota Pariaman Yota Balad di Halaman Balai Kota Pariaman, Minggu malam (1/11/2026).
Berdasarkan keputusan dewan hakim, Pariaman Timur menempati posisi kedua dengan 151 poin, disusul Pariaman Utara dengan 146 poin dan Pariaman Selatan 145 poin.
MTQ berlangsung selama tiga hari, 30 Oktober hingga 1 November 2026, dengan berbagai cabang perlombaan yang melibatkan kafilah dari empat kecamatan di Kota Pariaman.
Yota mengatakan keberhasilan pelaksanaan MTQ tidak hanya diukur dari perolehan juara, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur'an dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
“Selama tiga hari, mulai dari tanggal 30 Oktober sampai 1 November 2026, kita telah menyemarakkan kalam ilahi dari para peserta MTQ di beberapa tempat yang telah ditentukan,” kata Yota.
Ia mengatakan kembalinya MTQ setelah delapan tahun merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali syiar Islam di Kota Pariaman.
Menurut Yota, MTQ ke-IX juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pariaman menjalankan program unggulan Pariaman RISALAH yang menekankan kehidupan masyarakat beriman, saleh dan berakhlak.
“Program ini bukan hanya program pemerintah saja, tetapi harus menjadi gerakan kita bersama,” ujarnya.
Penutupan ditandai penyerahan piala bergilir kepada Camat Pariaman Tengah sebagai juara umum. Penyerahan tersebut disambut sorak kafilah dan official.
Wakil Wali Kota Mulyadi, Sekda Afrizal Azhar, Kepala Kantor Kemenag Edi Oktafiandi, Forkopimda, Ketua TP PKK Yosneli Balad, Ketua GOW Dina Mulyadi, Ketua DWP Nelvia Afrizal serta jajaran Pemko turut hadir.
Rangkaian penutupan dilanjutkan dengan pengundian doorprize bagi peserta, panitia dan masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama pelaksanaan MTQ. (*)