PARIAMAN — Kota Pariaman keluar sebagai juara umum cabang olahraga sepatu roda pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 setelah mengoleksi sedikitnya 27 medali berdasarkan rekapitulasi pertandingan yang berlangsung di Kota Pariaman.
Kontingen tuan rumah mencatat 14 medali emas, delapan perak dan lima perunggu dalam rangkaian pertandingan sepatu roda. Capaian itu menempatkan Pariaman sebagai peraih medali terbanyak pada cabang olahraga yang diikuti 104 atlet dari 11 kontingen tersebut.
Sejumlah atlet menjadi penyumbang utama emas Pariaman. Regiv Zavikra meraih emas ITT 200 meter putra dan sprint 500M+D putra, sementara Najmi Hayati merebut emas ITT 200 meter putri dan sprint 500M+D putri.
Dafa Muhammad Alfauzen menyumbangkan emas ITT 100 meter dan DTT 200 meter putra. Cory Darya juga meraih dua emas melalui nomor ITT 100 meter dan DTT 200 meter putri.
Salsabila Ghina Fitria menyumbang emas PTP 10.000 meter putri. Ia juga menjadi bagian tim yang memperkuat nomor beregu Pariaman.
Pada nomor beregu, Pariaman kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih emas pada sejumlah nomor, termasuk relay 3.000 meter putra dan putri, TTT 10.000 meter putri serta tim sprint 500M+D putra dan putri.
Hasil tersebut memperkuat posisi sepatu roda sebagai salah satu cabor unggulan Kota Pariaman. Cabang ini digelar di lintasan sepatu roda Kota Pariaman mulai 10 Oktober dan menjadi bagian dari Porprov yang berlangsung hingga 14 Oktober.
Secara keseluruhan, Porprov XVI Sumbar 2026 diikuti 8.794 atlet dari 19 kabupaten/kota yang bersaing pada 53 cabang olahraga. Ajang ini merupakan Porprov pertama Sumatera Barat setelah vakum sejak 2018.
Pada klasemen sementara yang dipublikasikan Pemerintah Kota Pariaman setelah pertandingan 13 Oktober, Kota Pariaman telah mengoleksi 86 medali, terdiri dari 27 emas, 22 perak dan 37 perunggu. Data tersebut menempatkan Pariaman dalam 10 besar perolehan medali sementara.
Sementara itu, Kabupaten Padang Pariaman sebagai tuan rumah sejumlah cabang olahraga berada di posisi tiga besar dengan 290 medali hingga 13 Oktober, terdiri dari 80 emas, 89 perak dan 121 perunggu. Kota Padang masih memimpin klasemen umum, disusul Kota Solok.
Dengan berakhirnya pertandingan pada 14 Oktober, Porprov XVI Sumbar memasuki agenda penutupan sekaligus menandai berakhirnya persaingan olahraga tingkat provinsi yang kembali digelar setelah delapan tahun. (*)