Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Pariaman Salurkan Paket Usaha Batik dan Rajutan kepada 45 Pengrajin Lokal

10 Agustus 2026 | 10.8.26 WIB Last Updated 2026-08-10T12:19:06Z
PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman menyalurkan bantuan paket usaha batik dan rajutan kepada 45 pengrajin lokal sebagai bagian dari program pemberdayaan industri rumahan dan penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Bantuan tersebut diserahkan Wali Kota Pariaman Yota Balad kepada para penerima di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Senin (10/8). Penerima bantuan terdiri dari 20 peserta pelatihan batik cap dan 25 peserta pelatihan rajutan.

Yota mengatakan bantuan tersebut merupakan implementasi program unggulan pemerintah kota, Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga, yang ditujukan untuk mendorong rumah tangga memiliki kegiatan usaha produktif dan berkelanjutan.

"Bantuan ini adalah implementasi dari Program Unggulan kami, Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga. Kita berharap bantuan usaha ini dapat berkesinambungan dan memberikan manfaat untuk menambah perekonomian keluarga," kata Yota.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memberikan keterampilan dan peralatan produksi, tetapi juga mendorong penerima mengembangkan usaha secara mandiri.

Yota mengatakan produk batik cap khas Pariaman dan kerajinan rajutan diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk bernilai jual sekaligus memperkaya pilihan oleh-oleh dan produk kreatif daerah.

Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM akan memberikan pendampingan kepada penerima bantuan, termasuk dalam memantau perkembangan usaha dan pengelolaannya.

Plt Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman Deddy Kurnia Illahi mengatakan bantuan sarana dan prasarana tersebut merupakan langkah awal bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan menjadi kegiatan usaha produktif.

"Kami akan mendampingi dan melakukan pembinaan untuk melihat sejauh mana pelatihan dan produk yang dihasilkan dapat dikembangkan, termasuk mengidentifikasi kekurangan dan kelebihannya sehingga menghasilkan produk yang memiliki daya jual tinggi," kata Deddy.

Pemerintah kota berharap program tersebut dapat memperkuat industri rumahan, meningkatkan produktivitas pengrajin serta menciptakan sumber pendapatan baru bagi keluarga di Kota Pariaman. (*)
×
Berita Terbaru Update