Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Pariaman dan BBPOM Padang Perkuat Sinergi Dorong UMKM Naik Kelas

29 Agustus 2026 | 29.8.26 WIB Last Updated 2026-08-29T00:43:17Z


Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman terus memperkuat kolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang dalam meningkatkan kualitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus memperkuat pengawasan obat dan makanan yang beredar di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka saat Wali Kota Pariaman Yota Balad menerima kunjungan Kepala BBPOM di Padang Irwan beserta jajaran di ruang kerja Wali Kota Pariaman, Jumat (28/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus pembahasan penguatan sinergi pengawasan produk, pengembangan potensi UMKM naik kelas, serta pelaporan sejumlah program yang telah dilaksanakan BBPOM di Padang menindaklanjuti arahan Pemerintah Kota Pariaman.
Yota Balad menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi dukungan BBPOM di Padang terhadap pengembangan UMKM di Kota Pariaman. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga penting untuk memastikan pelaku UMKM tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga memenuhi standar keamanan dan kualitas produk.

“Kita akan terus lakukan kolaborasi dengan BBPOM di Padang terkait pengembangan kapasitas UMKM agar bisa mewujudkan UMKM naik kelas dan juga dalam hal pengawasan obat dan makanan yang berdampak pada kesehatan masyarakat,” ujar Yota Balad.

Ia menegaskan, peningkatan kelas UMKM menjadi salah satu hal penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Dengan kualitas produk yang semakin baik dan memenuhi ketentuan, UMKM diharapkan mampu memperluas pasar hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

“Mewujudkan UMKM-UMKM Kota Pariaman naik kelas itu sangat penting sekali, agar mereka bisa lebih termotivasi dalam meningkatkan kualitas produk mereka sehingga bisa bersaing di dalam dan di luar negeri,” ulasnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM di Padang Irwan mengatakan saat ini terdapat lima UMKM di Kota Pariaman yang telah berhasil naik kelas. Salah satunya adalah Abrofood yang memproduksi bumbu olahan rendang instan.

Menurut Irwan, UMKM yang menjadi sasaran pengembangan BBPOM di antaranya bergerak di sektor obat tradisional, kosmetik, serta pangan olahan. Namun, berdasarkan pendampingan yang dilakukan, sektor pangan olahan menjadi salah satu yang paling banyak berkembang di Kota Pariaman.

“UMKM yang kita harapkan yang bisa naik kelas tentu saja UMKM yang berkaitan dengan obat dan makanan, apakah itu obat tradisional, kosmetik, dan pangan olahan. Namun sampai saat ini yang paling banyak adalah UMKM olahan yang berkaitan dengan mi dan bumbu rendang,” terang Irwan.

Ia menjelaskan, BBPOM di Padang berharap Pemko Pariaman dapat terus mendorong UMKM yang telah naik kelas agar memenuhi seluruh ketentuan dan standar yang berlaku. Pemerintah daerah juga diharapkan dapat memfasilitasi pelaku UMKM untuk mengikuti berbagai kegiatan atau pameran yang berpotensi memperluas pasar sekaligus membantu menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha.

“Pertama, agar UMKM yang telah naik kelas ini bisa didorong untuk mengikuti ketentuan yang telah ada, serta bisa memfasilitasi UMKM untuk mengikuti event-event yang mungkin akan meningkatkan dan menyelesaikan masalah mereka,” ujarnya.

Selain itu, BBPOM juga mendorong pemerintah daerah untuk memberikan motivasi dan pendampingan kepada UMKM yang belum naik kelas agar mampu meningkatkan standar produknya.

“Kedua, memotivasi UMKM yang belum naik kelas agar bisa naik kelas supaya bisa mempunyai nilai tambah dan nilai jual produk mereka sehingga mereka bisa meningkatkan lapangan kerja di Kota Pariaman,” tutupnya. (*)
×
Berita Terbaru Update