Pariaman- Wali Kota Pariaman Yota Balad menutup sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang Final “Liga Sang Juara Uji Pengetahuan Raih Kejayaan Tingkat SMP se-Kota Pariaman” di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Rabu (19/8/2026).
Di hadapan para peserta, Yota mengatakan keberadaan mereka di panggung final merupakan bukti bahwa para siswa yang mengikuti kompetisi tersebut merupakan pelajar pilihan dengan kemampuan akademik dan mental juara.
“Berdiri di panggung ini adalah sebuah bukti nyata bahwa kalian adalah barisan pelajar terbaik yang memiliki mental juara, yang telah mengalahkan rekan-rekan kalian sebelumnya di sekolah lainnya. Kalian sudah menunjukkan bahwa generasi muda SMP Negeri Kota Pariaman hari ini adalah generasi yang cerdas akalnya, tajam pikirannya, dan mulia akhlaknya,” ujar Yota.
Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menghadapi tekanan, mengembangkan kemampuan berpikir serta menghargai proses dalam memperoleh ilmu pengetahuan.
“Tempat kalian berdiri ini adalah panggung pembuktian tentang bagaimana kalian mengelola ketenangan di bawah tekanan, dan bagaimana kalian menghargai setiap proses ilmu pengetahuan. Selamat buat pemenang, tetap rendah hati dan jangan jadikan kemenangan itu membuat kalian menjadi sombong dan tinggi hati,” katanya.
Yota juga berpesan kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara agar tidak menjadikan kekalahan sebagai akhir dari perjuangan.
“Bagi yang kalah itu biasa dalam setiap perlombaan, jadikan kekalahan sebagai motivasi untuk terus belajar guna meraih prestasi di tahun berikutnya,” ujarnya.
Liga Sang Juara Uji Pengetahuan Raih Kejayaan merupakan kompetisi cerdas cermat yang dikemas secara modern, interaktif dan inovatif bagi siswa SMP Negeri se-Kota Pariaman. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital di kalangan peserta didik.
Yota berharap kegiatan seperti itu dapat menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan, meningkatkan kerja sama tim dan menumbuhkan semangat berprestasi melalui kompetisi yang sehat dan edukatif.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel yang telah menginisiasi dan memprakarsai kegiatan tersebut hingga terlaksana dengan baik. Apresiasi itu disampaikan kepada Telkomsel yang diwakili Manager Branch Bukittinggi, Galuh Ranggakusuma.
“Semoga kemitraan yang terjalin selama ini dengan Telkomsel semakin mengukuhkan kita untuk berbuat bagi daerah, dalam rangka mencerdaskan anak bangsa sesuai dengan misi pertama kami Balad-Mulyadi yaitu mewujudkan sumber daya manusia unggul, berdaya saing, bermutu dan berkarakter,” pungkasnya.
Sementara itu, Manager Branch Telkomsel Bukittinggi Galuh Ranggakusuma mengatakan Liga Sang Juara tahun 2026 diikuti sembilan SMP Negeri yang ada di Kota Pariaman dengan jumlah peserta mencapai 691 siswa.
Menurut Galuh, sebelum memasuki babak final, kompetisi terlebih dahulu dilaksanakan di masing-masing sekolah. Setiap sekolah mengikutsertakan sedikitnya 50 siswa, kemudian dipilih 10 siswa terbaik untuk mengikuti babak final.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan, kolaborasi antara Telkomsel dengan Pemerintah Kota Pariaman, dalam hal ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman,” ujar Galuh.
Ia mengatakan Telkomsel berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Pariaman.
“Kepada pemenang kami ucapkan selamat, dan apabila ada kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan ini, kami berkomitmen untuk terus memperbaikinya karena acara ini merupakan suatu komitmen kami di Telkomsel dalam memajukan pendidikan di Kota Pariaman,” tegasnya.
Adapun Juara 1 diraih Albert Bawamenewi dari SMPN 2 Pariaman dengan hadiah Rp1 juta. Juara 2 diraih Zaskya Delfita dari SMPN 4 Pariaman dengan hadiah Rp550 ribu, sedangkan Juara 3 diraih Kenzie Ivander dari SMPN 1 Pariaman dengan hadiah Rp400 ribu.
Untuk Juara Harapan 1 diraih Faris Annouval Rahman dari SMPN 1 Pariaman dengan hadiah Rp200 ribu, sementara Juara Harapan 2 diraih Aiscan Sesdia Syafrin dari SMPN 4 Pariaman dengan hadiah Rp100 ribu.
Bagi para peserta, final Liga Sang Juara bukan sekadar arena untuk menentukan siapa yang paling cepat menjawab pertanyaan. Kompetisi itu menjadi pengalaman untuk belajar mengendalikan diri, bekerja dalam tekanan dan menerima hasil dengan lapang, sekaligus menanamkan satu pelajaran penting bahwa prestasi yang baik harus berjalan bersama karakter yang baik. (*)