Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

76 Anak Pariaman Diberangkatkan Kuliah Program Saga Saja Plus

12 Agustus 2026 | 12.8.26 WIB Last Updated 2026-08-12T12:34:36Z


Pariaman  - Sebanyak 76 mahasiswa penerima Program Satu Keluarga Satu Sarjana Plus (Saga Saja Plus) Tahun 2026 resmi dilepas Wali Kota Pariaman Yota Balad untuk melanjutkan pendidikan tinggi di 18 perguruan tinggi mitra Pemerintah Kota Pariaman.
Pelepasan tersebut berlangsung di Aula Balai Kota Pariaman, Rabu (12/8/2026), dan dihadiri para mahasiswa bersama orang tua masing-masing.

Program Saga Saja Plus menyasar masyarakat Kota Pariaman dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah daerah tidak hanya memberikan dukungan pembiayaan pendidikan, tetapi juga membekali mahasiswa dengan life skill sebagai persiapan memasuki dunia kerja.

Di hadapan para mahasiswa dan orang tua, Yota Balad mengatakan pendidikan harus menjadi jalan untuk memperbaiki kehidupan keluarga. Karena itu, ia meminta para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal.

“Pendidikan adalah investasi terbaik untuk mengubah nasib keluarga. Kami meminta anak-anak kami untuk belajar dengan sungguh-sungguh, jangan lupa shalat tahajud, jangan pernah jumawa, jaga nama baik orang tua, serta menjaga nama baik Kota Pariaman di daerah lain,” ujar Yota.

Menurutnya, menjadi penerima Saga Saja Plus merupakan keberhasilan pada tahap awal. Tantangan berikutnya adalah bagaimana mahasiswa mampu menyelesaikan pendidikan dengan prestasi akademik yang baik.

“Ananda sudah sukses di tahap pertama, tahap keduanya belajar dengan rajin, kejar target Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling tinggi dan yakinlah pekerjaan akan mudah didapatkan. Ketika sudah mendapatkan pekerjaan yang layak, ananda bisa membantu menambah penghasilan keluarga,” katanya.

Yota juga berpesan agar para mahasiswa tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi membangun karakter dan kemampuan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Ia berharap para penerima Saga Saja Plus dapat menjadi generasi yang mampu mengangkat kehidupan keluarganya sekaligus membawa nama baik Kota Pariaman di tempat mereka menempuh pendidikan.

“Kami mendoakan ananda selamat sampai tujuan. Ingat, cita-citakan diri ananda semua untuk menjadi orang hebat dan kebanggaan Kota Pariaman,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Hertati Taher mengatakan Saga Saja Plus merupakan salah satu upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang mengenyam pendidikan tinggi, tetapi juga berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Sehingga diharapkan masyarakat Kota Pariaman dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang nantinya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Kota Pariaman, meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu, mendorong generasi muda untuk berprestasi, dan mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi,” ujarnya.

Pada 2026, sebanyak 76 mahasiswa tersebar pada 18 perguruan tinggi yang menjadi mitra program Saga Saja Plus.

Perguruan tinggi tersebut meliputi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin, Universitas Sumatera Barat untuk bidang Anastesiologi, Institut Agama Islam Sumatera Barat, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bina Nusantara Mandiri, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Piala Sakti, serta Program Studi D3 Keperawatan PSDKU Pariaman Universitas Negeri Padang.

Selain itu terdapat Politeknik Negeri Padang, Universitas Andalas melalui program vokasi, Universitas Bung Hatta bidang Teknik Ekonomi Konstruksi, Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Politeknik Akademi Teknologi Industri Padang, Universitas Indonesia melalui Program Pendidikan Vokasi dan Universitas Telkom melalui Fakultas Vokasi.

Mahasiswa juga disalurkan ke Politeknik Pekerjaan Umum Semarang, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Perusahaan Listrik Negara Jakarta, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada serta Politeknik Ahli Usaha Perikanan atau eks Politeknik Kelautan dan Perikanan.

Komposisi tersebut menunjukkan arah Saga Saja Plus yang tidak hanya memberikan akses pendidikan tinggi, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk menempuh bidang pendidikan yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja.

Bagi Pemko Pariaman, investasi tersebut diharapkan menjadi siklus baru pembangunan sumber daya manusia. Anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan kuliah, kemudian memasuki dunia kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, dan pada akhirnya ikut menggerakkan perekonomian daerah.

Dengan demikian, Saga Saja Plus ditempatkan bukan semata sebagai program bantuan pendidikan, melainkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kota Pariaman untuk memperluas kesempatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan. (*)
×
Berita Terbaru Update