Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Pariaman Jajaki Kerja Sama dengan Vokasi UI untuk Perluas Akses Pendidikan Tinggi

16 Juli 2026 | 16.7.26 WIB Last Updated 2026-07-16T08:09:55Z


Depok — Pemerintah Kota Pariaman melakukan audiensi dengan Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) guna memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, khususnya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) Plus. Pertemuan berlangsung di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (14/7).

Delegasi Pemerintah Kota Pariaman dipimpin Wali Kota Pariaman Yota Balad didampingi Kepala Dinas Pendidikan Hertati Taher, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Deki Asar, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mulyadi, Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Haris Mendra, serta Kepala Bidang Bina Marga Hendy Mavis.

Dari pihak Vokasi UI, audiensi dihadiri Direktur Program Pendidikan Vokasi Safrin Arifin, Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Badrul Munir, Wakil Direktur Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum Titin Fachriah Nur Anwar, Manajer Riset dan Inovasi Berdampak Nia Murniati, Manajer Kerja Sama dan Ventura Hadining Kusumastuti, para ketua departemen, serta sejumlah ketua program studi.

Dalam pertemuan tersebut, Yota Balad memaparkan perkembangan Program Saga Saja Plus yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Pariaman untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Menurutnya, melalui program tersebut pemerintah daerah memberikan dukungan pembiayaan kepada peserta yang memenuhi persyaratan administratif dan akademik hingga menyelesaikan pendidikan pada jenjang diploma maupun sarjana.

Audiensi tersebut juga menjadi forum penjajakan penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pariaman dan Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)
×
Berita Terbaru Update