Pariaman, Sumatera Barat - Puskesmas Kampung Baru Padusunan meluncurkan inovasi pelayanan kesehatan berbasis digital bernama “Lapkesmas Ceria” guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyampaian hasil pemeriksaan laboratorium kepada pasien.
Program tersebut mulai disosialisasikan kepada masyarakat di ruang tunggu puskesmas pada 11 April 2025 sebagai bagian dari upaya penguatan layanan kesehatan yang cepat, aman, dan akurat.
Kepala Puskesmas Kampung Baru Padusunan Badriah Khalidi mengatakan pelaporan hasil laboratorium memiliki peran penting dalam mendukung diagnosis, pemantauan terapi, dan prognosis penyakit pasien.
“Penyampaian hasil laboratorium merupakan hak setiap pasien yang telah menjalani pemeriksaan. Pasien wajib mengetahui dan menyimpan hasil pemeriksaan sebagai arsip serta riwayat kesehatan mereka,” kata Badriah.
Melalui inovasi tersebut, hasil pemeriksaan laboratorium dapat dikirim secara digital menggunakan aplikasi WhatsApp kepada dokter pengirim maupun pasien secara langsung.
Menurut Badriah, pemanfaatan media digital memungkinkan tenaga kesehatan menyampaikan informasi secara lebih cepat, tepat waktu, dan efisien, sekaligus menjaga privasi pasien.
“Di era digital ini, tenaga kesehatan memanfaatkan teknologi untuk berbagi informasi hasil pemeriksaan laboratorium yang telah divalidasi kepada dokter dan pasien yang bersangkutan,” ujarnya.
Program “Lapkesmas Ceria” ditujukan bagi seluruh pasien yang menjalani pemeriksaan laboratorium di Puskesmas Kampung Baru Padusunan.
Pihak puskesmas menilai penyampaian hasil laboratorium secara langsung dan tepat waktu dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mendorong keterlibatan pasien dalam pengelolaan kesehatan mereka sendiri.
“Inovasi ini memungkinkan pasien lebih aktif dalam memahami dan mengelola kondisi kesehatannya,” kata Badriah. (*)