Pariaman, Sumatera Barat - Pemerintah Kota Pariaman dan Kementerian Agama Kota Pariaman menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi dalam bidang keagamaan melalui kegiatan silaturahmi ASN dan pemotongan hewan kurban di Kantor Kemenag Kota Pariaman, Sabtu.
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadi faktor penting dalam memperkuat pembangunan sosial dan keagamaan di Kota Pariaman.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Kemenag menjadi kekuatan untuk bagaimana Kota Pariaman lebih baik. Kegiatan seperti ini penting untuk terus dijaga agar kita dapat saling menguatkan,” kata Mulyadi saat menghadiri acara di Kantor Kemenag Kota Pariaman, Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman periode 2017–2022 Muhammad Rum, Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Edy Oktafiandi, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Pariaman Syaiful Azmi, serta sejumlah kepala sekolah di bawah naungan Kemenag.
Menurut Mulyadi, Pemerintah Kota Pariaman menjadikan penguatan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari program prioritas melalui Program Unggulan “Pariaman RISALAH” yang mencakup gerakan Satu Keluarga Satu Hafiz, Kembali ke Surau, dan Pesantren ASN.
Ia mengatakan pemerintah daerah perlu hadir dalam upaya pembinaan generasi muda di tengah meningkatnya kenakalan remaja yang dinilai dapat berdampak terhadap masa depan masyarakat.
“Kegiatan keagamaan harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah memiliki kewajiban untuk ikut menjaga syiar keagamaan agar generasi muda memiliki pondasi moral dan spiritual yang kuat,” ujarnya.
Mulyadi juga menyampaikan Pemerintah Kota Pariaman berencana kembali menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) mulai tingkat kecamatan hingga kota pada 2026, setelah terakhir kali dilaksanakan pada 2018.
“Kita ingin syiar kegiatan keagamaan kembali tumbuh di tengah masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah dan Kemenag,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman Edy Oktafiandi mengatakan pihaknya menyembelih 10 ekor sapi dan satu ekor kambing pada Idul Adha tahun ini.
Sebanyak enam ekor sapi dipotong di Kantor Kemenag Kota Pariaman untuk dibagikan kepada masyarakat Desa Air Santok dan sekitarnya, sementara empat ekor sapi dan satu ekor kambing lainnya disalurkan ke sekolah-sekolah di bawah kewenangan Kemenag Kota Pariaman.
Edy mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pariaman terhadap berbagai program dan kegiatan keagamaan.
“Di bawah kepemimpinan Wali Kota Yota Balad dan Wakil Wali Kota Mulyadi, syiar keagamaan dijadikan program unggulan. Kami mengapresiasi hal tersebut dan siap mendukung seluruh program keagamaan yang dijalankan,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama dan penyerahan simbolis daging kurban kepada masyarakat. (*)